Showing posts with label Psikologi. Show all posts
Showing posts with label Psikologi. Show all posts

Cara Menyembuhkan Diri dari Trauma Psikologis

Trauma bisa menimbulkan gangguan kesehatan mental yang serius. Menghilangkan bayang-bayang trauma tidaklah mudah, rasa stres akibat trauma bisa terus ada seumur hidup.

Beberapa contoh trauma yaitu kecelakaan, kehilangan orang terdekat, korban bullying, pemerkosaan, bencana alam, dll.

Ilustrasi Trauma
Photo: https://pxhere.com/en/photo/952521

Dampak dari rasa trauma yaitu gangguan mental, perubahan prilaku, gangguan kehidupan sosial, hingga bisa berpengaruh ke kondisi fisik (gangguan kesehatan).

Orang-orang yang mengalami rasa tramua hendaknya curhat atau menceritakan kondisinya kepada orang terdekat.

Dengan menceritakan kondisi diri sendiri kepada orang yang menyayangi diri kita maka akan membuat lebih lega dan perasaan menjadi lebih baik.

Support dari orang-orang tercinta (orang-orang dekat) sangatlah penting, dan bisa meringankan rasa tidak nyaman pada jiwa.

Mengatasi Trauma Pada Jiwa

Sangat penting untuk menyibukan diri dan menjalani aktivitas-aktivitas yang bisa membuat Anda lebih tenang. Hal ini diharapkan dapat mengalihkan perhatian Anda pada berbagai aktivitas yang penting dan menarik

Jangan isi waktu luang Anda dengan mendengarkan lagu sedih dan hal-hal yang bisa menyebabkan stimulus negatif.

Ketika Anda sering mendengarkan lagu sedih dikhawatirkan dapat berpengaruh tidak baik pada keadaan emosi Anda, yang kemudian dapat membangkitkan rasa trauma masa lalu.

Salah satu kegiatan yang sangat bagus untuk Anda lakukan yaitu olahraga. Berolahraga menjadi cara yang bagus untuk menghilangkan rasa trauma.

Olahraga bermanfaat untuk kesehatan fisik maupun mental. Lakukan jenis olahraga yang Anda senangi, jadikan olahraga sebagai masa-masa yang menyenangkan.

Jangan jauhkan diri dari lingkungan sosial

Menjauhkan diri dari orang terdekat yang mencintai Anda, justru akan membuat Anda sendirian sehingga memperburuk rasa trauma.


Tidurlah Yang Cukup (Jangan Begadang)

Tidur sangatlah penting karena akan mengistirahatkan tubuh dan pikiran. Tidurlah pada malam hari (sekitar jam 9 malam) sehingga Anda akan bangun di waktu fajar (atau pagi) dengan kondisi fisik dan pikiran yang fresh.

Dengan fisik dan pikiran yang fresh sehingga dapat meredakan rasa trauma, stres ataupun pikiran yang berat.

Adapun jika kekurangan tidur maka menyebabkan ketidakstabilan emosi, yang berdampak buruk pada kondisi jiwa dan rasa trauma.

Ikut Kegiatan Sosial

Anda bisa mengikuti berbagai macam kegiatan sosial, pilihlah kegiatan sosial yang Anda rasa sangat bagus.

Melakukan kegiatan sosial akan mengalihkah dan menghilangkan rasa trauma, serta memberikan pengalaman hidup yang bermanfaat untuk Anda.

Mengikuti kegiatan sosial juga akan membuat Anda bertemu dengan orang-orang yang baik (sukarelawan).

Ambil Nafas Panjang

Rasa trauma akan mengganggu kestabilan jiwa dan pikiran. Cobalah menarik nafas panjang untuk merileksasi diri Anda sendiri.

Dengan menarik nafas panjang akan menghindarkan Anda dari perasaan negaif dan emosi berlebihan.

Hal-hal lainnya untuk mengatasi rasa trauma:
  • Berpikir jika semua sudah berlalu. Berbagai kenangan buruk adalah masa lalu dan sudah berakhir. Ada banyak hal lainnya yang perlu Anda kerjakan di masa depan.
  • Selalu berpikir positif. Jangan sampai rasa trauma berlangsung lama sehingga menyebabkan depresi. Berbagai pikiran yang memunculkan rasa trauma harus disingkirkan.
  • Fokuslah pada hal-hal yang menyenangkan dan bermanfaat. Jangan berkutat pada sesuatu yang tidak berguna.
  • Liburan ke tempat yang menyenangkan. Anda bisa jalan-jalan setiap akhir pekan ataupun setiap dua pekan sekali. Sehingga pikiran dan perasaan Anda bisa teralihkan dari rasa trauma.
  • Anda disarankan berteman dengan orang orang yang pernah lepas dari trauma. Anda mungkin akan tahu jika banyak orang lain yang pernah terkena rasa trauma yang lebih berat dibandingkan Anda. 

Sebagai penutup, ingat bahwa mengonsumsi minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang justru akan memperburuk kondisi trauma.

Jika trauma yang dialami tidak kunjung hilang, Anda mungkin membutuhkan bantuan ahli psikoterapi atau psikater. Untuk menghilangkan trauma, jangan segan untuk meminta bantuan orang terdekat atau para ahli.

Gila Belanja Adalah Penyakit Mental, Cara Mengatasinya?

Kita tentunya tidak bisa lepas dari yang namanya belanja, minimal kita belanja setiap hari berupa bahan-bahan makanan.

Terdapat banyak jenis produk yang dijual di pasar. Ketika Anda belanja (misalnya di mall) maka Anda akan melihat banyak sekali produk yang dijual.

Mall
Mall | Photo: https://pxhere.com/id/photo/101791

Dimulai dari yang harganya murah hingga yang harganya sangat mahal (yang tidak mampu dibeli).

Karena banyaknya macam-macam produk, sehingga aktivitas belanja menjadi momen yang sangat seru, tidak jarang orang-orang (terutama wanita) berputar-putar seharian di mall atau pusat perbelanjaan.

Walaupun begitu, kegiatan belanja tidak boleh dilakukan secara berlebihan, seseorang harus dapat mengontrol dirinya.

Sangat penting untuk bisa mengontrol diri, Anda harus menghindari yang namanya gila belanja. Hal itu karena para ahli menyebutkan gila belanja termasuk ke dalam kategori penyakit mental.

Ilmuwan menyebutkan bahwa ada orang yang merasakan kecemasan yang hanya bisa diredakan dengan berbelanja. Ini adalah salah satu contoh ekstrem dari akibat gila belanja

Bahaya lainnya yaitu kecanduan belanja yang dapat menyebabkan gangguan keuangan (uang bulanan habis sebelum waktunya).

Gila belanja telah dinyatakan sebagai penyakit mental, dimana sebelumnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyatakan kecanduan game sebagai penyakit mental.

Efek Negatif Gila Belanja

Anda harus menghindari dari yang namanya gila belanja. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui efek negatif dari gila belanja (shopaholic), yaitu:

1. Utang kartu kredit menumpuk tanpa disadari, hal ini nantinya menimbulkan stres dan depresi.

2. Kehabisan uang di pertengahan bulan dimana waktu gajian berikutnya masih lama. Sehingga harus mati-matian mencari pinjaman, atau hutang sana-sini.

Hal ini nantinya menimbulkan efek yang disebut dengan �gali lubang tutup lubang�.

3. Bertengkar dengan pasangan, dimana akibat aktivitas belanja yang berlebihan menyebabkan gangguan finansial.

4. Menimbulkan masalah di kantor. Dimana sebagian orang yang gila belanja �berhalusinasi� gajinya kurang sehingga ingin naik gaji dari perusahaannya. Padahal perusahaan telah memberikan gaji sesuai dengan standar kelayakan.

5. Muncul sifat buruk, dimana orang-orang yang gila belanja bisa saja akan membenci siapapun yang jarang berbelanja.

Penutup 

Anda harus membatasi aktivitas belanja sesuai dengan kebutuhan, jangan terburu-buru membeli barang yang menarik perhatian.

Anda harus mengetahui dan memilah-milah, mana barang yang diperlukan dan mana yang kurang perlu.

Hal-hal lainnya untuk mengatasi gila belanja:
  • Ingatlah perjuangan dan tetes-tetes keringat Anda saat bekerja mencari uang.
  • Jika Anda sedang stres, cara mengatasinya dengan aktivitas olahraga, bukan dengan berbelanja.
  • Tinggalkan saja kartu kredit atau ATM di rumah.
  • Bawa uang secukupnya saat belanja.
  • Jangan belanja saat stres (tidak bisa berpikir jernih).
  • Selalu renungan tentang berbagai hal penting yang perlu dipenuhi di masa depan.
  • Jadilah orang yang rutin menabung.
  • Pastikan Anda membeli barang yang benar-benar dibutuhkan saja.

Pastikan Anda terhindar dari kecanduan belanja. Jika tidak, maka siap-siap menderita akibat tidak mampu mengelola keuangan dengan baik.

Inilah Berbagai Sifat yang Harus Dimiliki Lelaki Sejati

Jika berbicara tentang seorang lelaki sejati, tidak melulu tentang tubuhnya yang kuat, six pack ataupun kekar.

Bahkan hal utama yang membuat seseorang disebut sebagai lelaki sejati bukanlah karena tampilan luarnya tersebut...

...ada hal yang lebih penting dari seorang lelaki yaitu jiwa yang kuat. Seorang lelaki selain dituntut kuat secara fisik, juga harus memiliki jiwa yang kuat.

Ilustrasi Lelaki Sejati
Photo: https://pixabay.com/id/mengajukan-laki-laki-gaya-pria-2903171/

Lelaki Sejati Harus Memiliki Sifat Tanggung Jawab

Menjadi seorang lelaki yang sebenar-benarnya lelaki, haruslah mempunyai sifat tanggung jawab.

Pada dasarnya, kedewasaan seseorang tidaklah diukur dari umurnya, melainkan dari rasa tanggung jawabnya yang tinggi dari kewajiban-kewajiban yang perlu ia tunaikan.

Sifat tanggung jawab ini sudah mulai bisa dikembangkan sejak kecil, misalnya seorang siswa mengerjakan tugas PR tanpa perlu diingatkan orang tuanya.

Jika dari kecil sudah terbiasa untuk menjalankan segala kewajibannya, maka kelak akan menjadi lelaki sejati.

Adapun jika seseorang dari kecil terlalu dimanja dan tidak mengenal kewajiban-kewajibannya, maka kelak dia akan sulit menjadi seorang lelaki sejati.

Tidak Mudah Terpancing Emosi

Seorang lelaki sejati mampu mengontrol emosi dengan baik. Lelaki sejati tidak mudah baper dan ngambek.

Dia mampu berpikir secara luas sehingga dapat mengambil berbagai faedah dari kejadian-kejadian yang ada.

Adapun seorang lelaki yang pikirannya masih kanak-kanak maka seringkali mengeluh dan emosional.

Menjadi seorang lelaki, hendaknya mampu menyeimbangkan antara perasaan dan pikirannya.

Tidaklah segala sesuatu harus mengedepankan perasaan (baperan). Lelaki sejati harus mampu berpikir dengan baik, tidak terpengaruh oleh perasaan atau emosi yang negatif.

Jika Anda mampu mengontrol emosi dengan baik maka orang-orang disekeliling akan lebih nyaman dengan Anda.


Lelaki Sejati Haruslah Konsisten

Kalau plin-plan maka namanya bukan lelaki sejati. Seorang lelaki haruslah konsisten dengan sikap dan perkatannya.

Seorang lelaki sejati akan memikirkan dahulu sebelum mengatakan sesuatu. Dia bukan orang yang mengatakan sesuatu lalu sering menarik kembali perkatannya, dan dia juga bukan orang yang berjanji lalu sering membatalkannya.

Seorang lelaki sejati jika menempuh sebuah pilihan maka dia akan fokus dan konsisten pada apa yang dia pilih.

Bukanlah lelaki sejati jika sering berubah-ubah pilihannya, dia akan terlihat seperti orang yang plin-plan.

Seorang Lelaki Sejati Tidak Mengedepankan Ego

Seorang lelaki sejati harus berani mengakui kesalahan, tidak perlu mengedepankan ego. Sifat ego hanya untuk anak-anak kecil.

Tidak sedikit orang yang sangat sulit mengakui kesalahannya, sifat ego tingginya menyebabkan dirinya sulit untuk bisa menjadi seorang lelaki sejati.

Tidak mengapa mengakui kesalahan karena yang namanya manusia tidak pernah lepas dari kekeliruan.

Jika melakukan kesalahan maka tinggal meminta maaf, tidak perlu yang namanya ego.

Meminta maaf tidak akan membuat Anda terlihat rendah, justru membuat Anda terlihat sebagai orang yang berjiwa besar.

Anda dapat menjadi seorang lelaki sejati, dengan syarat membuang sifat kekanak-kanakan.

Mempunyai Sifat Mandiri

Seorang lelaki sejati tentunya harus mandiri. Seorang lelaki harus mulai melatih diri agar tidak tergantung pada orang lain.

Jika seseorang selalu mengandalkan kemampuan orang lain menandakan dirinya bukanlah lelaki sejati.

Seorang lelaki sejati akan berjuang untuk bisa mandiri, karena suatu saat dirinya pasti akan menjadi kepala keluarga.

Orang-orang (termasuk pasangan hidup) akan terpesona dengan sikap mandiri Anda. Orang yang mandiri dan tidak mudah meminta-minta maka akan hidup mulia.

Menjadi seorang lelaki sejati perlu latihan dan pembiasaan, selain itu juga butuh proses yang panjang.

Menjaga Penampilan

Seorang lelaki juga harus menjaga penampilan, khususnya ketika berumah tangga. Seringkali suami tidak menjaga penampilannya ketika di rumah bersama istrinya, hal ini bisa menyebabkan keretakan dalam rumah tangga.

Sebagai seorang lelaki sejati yang kelak menjadi seorang suami, maka jangan mengabaikan penampilan.

Baiknya hubungan antar pasangan sangat dipengaruhi dari seberapa baiknya kedua pihak dalam menjaga penampilannya masing-masing.

Langkah-Langkah Mengatasi Kecanduan Game pada Anak

Dapat dikatakan, game dapat bermanfaat sebagai sarana hiburan semata yang dimainkan sesekali.

Tapi game bisa menjadi masalah serius jika membuat kecanduan, baik itu pada anak-anak, remaja maupun orang dewasa.

Anak Kecanduan Game
Photo credit: Flickr.com / Marcus Kwan

Bahaya kecanduan game bisa sangat parah, khususnya pada anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, baik fisik, mental maupun kecerdasannya.

Anak-anak yang seharian hanya disibukan dengan main game pc maupun smartphone, maka dirinya terlalu sering berdiam diri di rumah, dan tubuhnya jarang bergerak.

Bermain game boleh untuk hiburan tapi ada batasannya, karena ada banyak aktivitas bermanfaat lainnya yang perlu dilakukan dalam sehari-hari.

Cara Mengobati Kecanduan Game

Cukup sulit untuk mengatasi anak yang sudah fanatik (kecanduan) bermain game.

Butuh waktu cukup lama, dan juga perlu kesabaran untuk bisa mengatasi kecanduan game pada anak. Orang tua bisa mengalihkan perhatian anak.

Dorong dan semangati anak agar melakukan kegiatan olahraga yang dia sukai. Sehingga jika anak telah terbiasa untuk melakukan olahraga yang dia sukai maka sifat kecanduan game akan berkurang sedikit demi sedikit.

Orang tua bisa memberikan aturan pada anak, bunyi aturannya yaitu: "Anak baru boleh bermain game setelah melakukan aktivitas olahraga (contohnya bermain sepak bola, basket, les berenang, dll)."

Luangkan Waktu untuk Anak, dan Beri Perhatian Pada Anak
Sangat penting bagi orang tua untuk menyediakan waktu yang cukup untuk bersama anak-anak.

Setelah pulang kerja (bisa di sore hari atau setelah waktu maghrib), orang tua perlu berkumpul bersama anak sembari minum teh dan mengobrol tentang hal-hal yang menyenangkan.

Saat masa-masa berkumpul seperti ini, orang tua bisa menanyakan beberapa hal yang menunjukan perhatian orang tua kepada anak.

Selain itu, bisa juga orang tua mengajari atau bercerita sesuatu kepada anak, atau juga orang tua dan anak melakukan kegiatan tertentu.

Intinya pada masa-masa quality time seperti ini, JANGAN SAMPAI masing-masing pihak sibuk dengan gadget-nya masing-masing.


Ajarkan Jadwal Kegiatan Kepada Anak
Ini sangat penting, beritahu anak kegiatan-kegiatan yang akan dilakukannya pada pagi, siang, sore dan malam hari.

Dengan melatih anak untuk bisa memahami berbagai kegiatan dan kewajibannya, maka ini secara perhalan akan menghilangkan kecanduan game pada anak.

Selalu berikan peringatan pada anak tentang kewajibannya, jika anak belum terlatih maka ingatkan setiap jam.

Orang tua perlu mencari tahu tentang kegiatan-kegiatan yang dapat menyenangkan anak, usahakan kegiatan itu bermanfaat untuk masa depan sang anak.

Kegiatan itu bisa seperti latihan bela diri, berenang, basket, futsal, les komputer, editing video, desainer, programming, dan ratusan kegiatan bergengsi lainnya yang mungkin disenangi sang anak.

Buat Batasan Waktu Bermain Game, dan Carikan Anak Teman Sebaya
Dahulu, orang tua dapat dengan mudah memerintahkan anak untuk pulang ke rumah dan berhenti bermain pada jam 5 sore.

Hal ini mudah dilakukan karena memang anak-anak saat itu sudah dibiasakan untuk melakukan hal itu.

Dengan begitu, biasakan anak Anda untuk memiliki kegiatan-kegiatan selain bermain game di gadget.

Mula-mula batasi waktu bermain game anak secara perlahan. Lalu mulai masukan beberapa kegiatan yang berguna untuk anak.

Minimal ajak anak bermain di taman hijau, kalau bisa ada teman seumurannya sehingga seru dan menyenangkan.

Dua hal ini (mengurangi waktu bermain game dan memberikan anak kegiatan yang berguna) harus terus digencarkan. Namun lakukan secara perlahan saja, jangan terburu-buru.

Intinya, orang tua berusaha agar kecanduan game pada anak bisa berkurang sedikit demi sedikit.

Hindari memaksa anak berhenti bermain game sepenuhnya secara mendadak, karena kemungkinan akan gagal.

Hal-Hal Lainnya

-Pastikan memberikan password pada gadget, jangan sampai anak tahu passwordnya.

-Bekali pengetahuan yang benar tentang bahaya cyber kepada Anak. Secara rutin edukasi anak tentang bahaya dari penyalahgunaan gadget.

-Orang tua harus memberikan contoh baik untuk anak. Anak akan meniru orang tuanya, sehingga orang tua jangan sampai terlalu sering mengoperasikan gadget karena anak dicontoh anak.

-Usahakan setiap hari untuk meluangkan �Family Time�. Sangat penting untuk berbincang, bercanda, dan sharing sesama anggota keluarga.

-Usahakan untuk makan malam bersama.

-Jika ingin menonton film, lakukan bersama-sama dengan keluarga.

-Sedikit demi sedikit latih anak untuk memanfaatkan teknologi (internet) untuk hal-hal yang berguna.

-Kalau bisa lakukan rekreasi keluarga secara rutin, usahakan ke tempat-tempat alam, pantai dan semacamnya.

-Mengehentikan anak bermain game tidak bisa dilakukan secara instan. Fokusnya adalah mengurangi waktu bermain game anak secara perlahan.

Demikian saja, ingatlah poin-poin yang disebutkan diatas.

Orang Religius Lebih Panjang Umur! Ini Penjelasan Ilmiahnya

Hasil sebuah penelitian menemukan bahwa orang-orang yang religius (menjalankan agama) mempunyai peluang untuk hidup lebih lama dibandingkan orang-orang yang tidak menjalankan aturan agama (semacam atheis).

Para peneliti mengetahui bahwa kondisi tubuh orang-orang yang religius ternyata lebih sehat daripada orang-orang yang tidak beragama.

Masjid, Tempat Ibadah Umat Muslim
Photo credit: Wikipedia.org

Para ilmuwan banyak mendalami keterkaitan antara kesehatan dan kualitas hidup, dengan pola hidup yang dijalankan seseorang.

Termasuk tentang orang-orang yang menjalankan perintah agama, para peneliti mencaru tahu apakah mereka memiliki kesehatan dan kualitas hidup lebih baik dibandingkan dengan orang-orang yang tidak memperdulikan agama.

Para penelitian yang disebutkan di website Live Science, menjalankan kehidupan religius dapat memengaruhi harapan hidup seseorang, mereka umumnya memiliki umur yang lebih panjang.

Pada studi yang dipublikasikan di jurnal Social Psychological and Personality Science, menemukan bahwa orang yang religius mempunyai umur lebih panjang rata-rata 3,8 tahun lebih lama dibandingkan orang-orang yang tidak beragama.

Manfaat kehidupan religius sudah umum diketahui sangat baik untuk batin (jiwa) seseorang.

Selain itu, dengan hidup beragama maka akan mengarahkan seseorang untuk menjalankan kehidupan yang baik dan gaya hidup yang sehat.

Umumnya agama akan melarang mengonsumsi sesuatu yang membahayakan kesehatan tubuh, seperti narkoba, minuman keras dan semacamnya.

Orang yang religius juga cenderung untuk bangun pagi, serta lebih bersyukur dengan apa yang telah dimilikinya, hal ini sangat baik untuk hatinya (jiwanya).

Pada penelitian yang dipublikasikan di JAMA Internal Medicine tahun 2016, menyimpulkan bahwa orang-orang yang menjalanakan perintah agama (melakukan aktivitas religius) mempunyai risiko kematian lebih kecil 33 persen, jika dibandingkan dengan orang-orang yang tidak menjalankan perintah agama.

Profesor Tyler VanderWeele, salah seorang yang bertugas dalam penelitian ini menyebutkan banyak manfat dari kehidupan beragama, yaitu:
  • Akan terbangun sosialisasi sesama pemeluk agama yang luar biasa.
  • Menumbuhkan sikap optimis.
  • Mendapatkan banyak dukungan sosial.

Manfaat kehidupan beragama lainnya yaitu membantu atau mempermudah seseorang untuk bisa memiliki tujuan hidup yang jelas dan baik.

Pada penelitian yang dipublikasikan di jurnal PLOS One tahun 2017, menyimpulkan bahwa orang-orang yang menjalani kegiatan-kegiatan agama mengalami penurunan rasa stres dan berpeluang memiliki umur yang lebih panjang, dibandingkan orang-orang yang tidak menjalankan kegiatan agama.

Pada penelitian yang dipublikasikan di jurnal Social Psychological and Personality Sciencetoday, dari data yang dimiliki disimpulkan bahwa orang-orang yang religius rata-rata mempunyai tambahan usia sebesar 5,64 tahun, dibandingkan orang-orang yang tidak religius.

Orang-orang religius umumnya akan jauh dari yang namanya minuman keras (alkohol) dan hal-hal buruk lainnya.

10 Kesalahan Masa Muda yang Paling Disesali di Usia Tua

Sudah umum diketahui bahwa yang namanya penyesalan itu selalu muncul belakangan. Sehingga kita lihat, banyak orang yang berandai-andai waktu bisa diulang.

Yang berlalu biarlah berlalu. Kalaupun ingin mengingat masa lalu, maka itu hanya dalam rangka mengambil pelajaran dan hikmah dari masa lalu.

Menyesal
Photo credit: Pixabay.com

Adapun kali ini akan dibahas tentang hal-hal yang kemungkinan disesali seseorang di masa tuanya, berikut di bawah ini penjelasannya.

1. Tidak Menjaga Kesehatan
Memang ketika muda seseorang akan merasa kuat, sehingga akan cenderung meremehkan berbagai masalah kesehatan.

Anak muda jika dinasehatkan untuk berhenti merokok, umumnya akan menolak nasehat tersebut.

Padahal bahaya dari rokok benar-benar nyata, berbagai penyakit kronis siap mengintai para perokok.

Dan hal ini akan menjadi penyesalan besar para perokok di masa tuanya. Berbagai penyakit berkumpul di dalam tubuhnya, selain juga tubuh yang semakin melemah saat usia tua.

2. Tidak Menabung Saat Muda
Menabung atau menyimpan uang untuk nantinya digunakan di masa depan adalah hal yang harus dilatih sejak dini.

Orang-orang yang memiliki sifat suka menabung umumnya stabil keuangannya.

Berbeda dengan orang-orang yang boros atau tidak bisa mengatur keuangan, yang kemungkinan akan mengalami kesulitan keuangan di sepanjang hidupnya.

Sangat penting menabung saat masa muda, sehingga ketika dirinya sudah tua minimal memiliki rumah sendiri.

Memiliki rumah sangat penting untuk menunjang kenyaman hidup, apalagi jika sudah berusia sepuh, tentunya akan sangat merepotkan jika sering berpindah dari satu rumah kontrakan ke rumah kontrakan lainnya.

Anak muda yang terbiasa dengan hidup boros maka akan mengalami kesulitan dan penderitaan saat masa tuanya.

3. Terlalu Mendengarkan Apa Kata Orang Lain
Seseorang itu hendaknya menjadi dirinya sendiri. Tidak mudah terpengaruh orang lain dan memiliki prinsip hidup yang kuat.

Jika Anda adalah pribadi yang terlalu mendengarkan apa kata orang, hal ini dapat membuat Anda menyesal.

Di atas bumi ini terdapat bermacam-macam orang, ada yang baik ada juga yang buruk. Sehingga tidak perlu mendengarkan semua kata orang.

Mendengarkan semua komentar orang (apalagi komentar yang negatif) akan menghambat perkembangan Anda.

Berkarya-lah sejak muda, jangan berhenti berkarya karena omongan negatif orang-orang.

Anda harus percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki, jika Anda tidak percaya diri maka Anda akan menyesal di hari tua.

Tidak ada asalan untuk tidak percaya diri, semua orang pernah melakakukan kesalahan. Jika Anda melakukan kesalahan, maka hal yang harus dilakukan adalah bangkit dan terus percaya diri.

Cueklah pada orang-orang yang mencela karena mungkin saja dirinya tidak lebih baik dari Anda.

Fokuslah kepada orang-orang yang mendukung, memotivasi dan mencintai Anda.

Di dunia ini, tidak mungkin semua orang menyukai diri kita. Seringkali ada orang-orang yang sengaja mengatakan hal buruk kepada diri kita, agar kita menjadi sedih dan down.

Ingat, jangan terlalu mendengarkan apa kata orang. Fokus saja mendengarkan perkataan orang-orang yang tulus memotivasi diri Anda.


4. Gila Pujian
Hal ini masih berhubungan dengan poin ke-3 yaitu tentang prinsip hidup. Selalu ingin dipuji orang lain merupakan penyakit, yang membuat Anda lemah dan tidak mempunyai prinsip hidup.

Jangan terlalu mengharapkan pujian orang lain, karena kemungkinan besar Anda akan kecewa.

Selain itu, banyak orang yang menyesal di masa tuanya karena melakukan hal-hal negatif saat masa mudanya, seperti narkoba, merokok, tawuran, minum-minuman keras, bergabung dengan geng yang merusak, dll.

Banyak pemuda yang karena ingin dibilang keren oleh teman-temannya, sehingga melakukan hal-hal negatif tersebut.

Padahal melakukan hal-hal negatif seperti tawuran, merokok dan minum-minuman keras, tidak ada kerennya sama sekali.

Jangan sampai kita menjadi orang yang senang dipuji karena melakukan hal negatif, karena nantinya kita akan menyesal di masa tua.

5. Melawan Kepada Orang Tua
Ketika orang tua tiada maka kita akan menyesal karena sering membantah dan melawan orang tua.

Saat masa tua tentunya Anda ingin disayangi oleh anak-anak Anda dan cucu-cucu Anda.

Dengan begitu, Anda harus berbakti pada orang tua ketika Anda masih muda. Jangan sampai Anda terlambat untuk menyenangkan hati orang tua.

6. Tidak Melakukan Pekerjaan yang Disukai
Uang memang penting, tapi usahakan untuk bisa bekerja sesuai dengan bidang dan passion Anda.

Jika Anda melakukan pekerjaan yang Anda senangi, maka pekerjaan akan terasa ringan dan tidak membuat stres.

7. Tidak Memiliki Motivasi Tinggi Saat Muda
Saat muda kondisi fisik benar-benar kuat dan semangat sedang puncak-puncaknya. Jika Anda tidak memanfaatkan-nya maka akan menimbulkan rasa penyesalan di masa tua.

Dengan bekerja dan belajar bersungguh-sungguh saat muda, maka akan menuai manfaat besarnya di masa tua.

8. Gila Kerja
Walaupun kita harus rajin bekerja, bukan berarti menghabiskan seluruh waktu untuk bekerja. Masing-masing ada porsinya.

Selain Anda memiliki waktu untuk bekerja, Anda juga harus memiliki waktu untuk keluarga.

Kurangnya waktu untuk keluarga akan menimbulkan penyesalan di masa tua.

9. Tidak Memberikan Pendidikan Agama pada Anak
Betapa banyak orang tua yang tidak memperhatikan pendidikan agama anak-anaknya, sehingga banyak anak-anak yang durhaka kepada kedua orangtuanya.

Pendidikan agama sangat penting agar anak bisa bersikap dengan baik kepada orangtuanya.

Seringkali orang-orang yang tidak pernah mendapatkan pelajaran agama melakukan kedurhakaan kepada orangtuanya, seperti �membuang� orang tuanya ke panti jompo, dll.

10. Pelit
Pelit berbeda dengan hemat. Betapa banyak orang miskin kelaparan yang membutuhkan bantuan.

Orang yang dermawan akan memiliki hati yang bahagia. Kebahagiaan didapat dengan cara membahagiakan orang yang membutuhkan.

Jangan sampai melewatkan masa muda untuk bersedekah, kalau melewatkannya maka Anda akan menyesal karena menyia-nyiakan kebaikan yang besar.

24 Cara Menggunakan Bahasa Tubuh yang Baik (Cara Membaca Bahasa Tubuh)

Memberhatikan bahasa tubuh yang baik adalah hal yang penting dan tidak boleh diremehkan, karena seringkali seseorang menilai kepribadian orang lain dari bahasa tubuhnya.

Bahasa tubuh sering dijadikan tolok ukur bahwa seseorang memiliki daya tangkap dan tingkat kecerdasan yang baik. Selain itu bahasa dan gerak tubuh bisa menjadi daya pikat dan menghasilkan aura yang positif.

Ketika Anda tersenyum maka Anda mengirimkan aura kebahagiaan kepada sekitar, demikian juga diri Anda sendiri juga akan merasa lebih bahagia. Ketika Anda duduk dan berjalan dengan tegap maka membuat Anda terlihat energik, dan Anda pun juga merasa lebih energik.

Selain itu, ketika Anda membuat gerakan tubuh lambat (tidak terburu-buru) maka orang-orang akan melihat Anda sebagai sosok yang tenang, dan diri Anda juga merasa lebih tenang.

Mengatur bahasa tubuh yang baik dan positif adalah hal yang sangat penting, manfaatnya selain Anda akan terlihat bagus oleh orang-orang, juga bahasa tubuh yang baik akan membuat Anda bisa lebih positif.

Bahasa Tubuh
Kredit gambar: Lynda.com

Bahkan dengan memiliki bahasa tubuh yang baik dan tepat maka bisa menjadi kunci penting menggapai kesuksesan.

Dengan bahasa tubuh yang baik akan membuat seseorang bisa lebih mudah dalam mengembangkan hubungan kerja, serta memberikan pengaruh dan motivasi positif bagi para rekan kerja. Hal ini berdampak positif bagi karir kerja Anda.

Walau tanpa bicara, ternyata bahasa tubuh akan menjelaskan tentag apa yang sedang Anda rasakan. Tanpa disadari tubuh kita sebenarnya �berbicara� lebih banyak tentang diri kita dibanding mulut.

Bahasa tubuh menyampaikan perasaan dan emosi yang tidak diungkapkan dalam kata-kata, bahasa tubuh ini memiliki peran vital dalam interaksi sosial.

Oleh karena itu, penting sekali untuk menggunakan kebiasaan bahasa tubuh yang baik. Kabar baiknya bahwa bahasa tubuh bisa dilatih, terdapat banyak trik agar bahasa tubuh kita memberikan dampak positif dan juga disukai banyak orang.

Cara Memiliki Bahasa Tubuh Yang Baik

1. Saat Berdialog atau Komunikasi, Arahkan Badan Anda ke Lawan Bicara

Arahkan Badan Anda ke Lawan Bicara
Sumber gambar: Wikimedia.org

Orang-orang dapat dengan mudah menerka tentang reaksi dan tingkat perhatian Anda terhadap mereka. Saat Anda beremu dengan seseorang (apalagi orang yang baru dikenal), maka arahkan tubuh Anda sepenuhnya pada mereka.

Dengan begitu mereka akan merasa bahwa Anda memberikan perhatian penuh pada diri mereka, hal ini akan berdampak positif bagi diri Anda karena orang-orang nantinya akan lebih menghargai diri Anda, sebagai balasan dari perlakukan baik Anda kepada mereka.

Sebuah kesalahan ketika Anda berbicara dengan seseorang, namun tidak menghadapkan tubuh Anda sepenuhnya kepada lawan bicara, atau hanya kepala saja yang menghadap lawan bicara namun tubuh menghadap ke arah yang lain.

Lebih buruk lagi, baik kepala maupun tubuh tidak menghadap sama sekali kepada lawan biacara, maka hal ini membuat lawan biacara Anda merasa bahwa dirinya tidak dihargai, hal ini berbahaya karena bisa saja nantinya mereka akan membalas perlakuan buruk yang diterima.

2. Hindari Mengangguk Terlalu Sering

Sebenarnya hal yang bagus ketika lawan bicara menjelaskan sesuatu lalu Anda mengangguk sebagai isyarat bahwa Anda mengerti.

Namun jika keseringan mengangguk (seperti burung pelatuk) maka anggukan kepala tersebut akan tampak seperti dibuat-buat, sehingga memberikan kesan kurang baik pada lawan bicara.

Jika Anda berlebihan dalam mengangguk maka suasana pembicaraan menjadi terasa aneh, dan juga memberikan kesan negatif kepada lawan bicara. Sebenarnya dengan sesekali mengangguk sebagai tanda mengerti maka itu sudah cukup.

3. Jangan Lupa Untuk Tersenyum

Tersenyum
Sumber gambar: Pexels.com

Gagal untuk tersenyum saat bertemu dengan orang lain (apalagi orang yang baru dikenal) maka akan memberikan kesan bahwa Anda tidak tertarik melakukan pembicaraan dengannya.

Jika kondisi lingkungan atau budaya tempat Anda berada mengharuskan untuk selalu tersenyum ketika bertemu orang lain, maka sebuah kesalahan yang akibatnya bisa fatal ketika kita tidak tersenyum saat bertegur sapa dengan orang lain, karena kita akan dinilai sebagai seorang yang yang tidak ramah.

Sebenarnya tersenyum adalah suatu tindakan yang sangat mudah, sederhana, dan yang paling menyenangkan di dunia. Sehingga tidak ada alasan untuk tidak terseyum.

Bahkan dengan terseyum maka akan membuat Anda lebih bahagia, dan membuat Anda bisa memiliki banyak teman yang baik-baik.


4. Lakukan Kontak Mata yang Baik

Saat berdialog tentunya kontak mata dengan lawan bicara sangat penting, hal ini memberikan indikasi bahwa Anda tertarik dan fokus pada topik pembicaraan dengan lawan bicara.

Oleh karena itu, ketika bercakap-cakap dengan lawan bicara maka pastikan Anda memberikan kontak mata sehingga lawan bicara memahami bahwa Anda terfokus padanya.

Melakukan kontak mata bisa mempererat hubungan pembicaraan. Namun tentunya kontak mata yang dilakukan yaitu tidak dengan cara menatapnya secara tajam karena ini justru membuat lawan bicara menjadi tidak nyaman. Kontak mata dilakukan dengan santai.

Apabila Anda akan mengalihkan pandangan sejenak, maka lakukan secara lembut dan perlahan, lalu lakukan kontak mata kembali. Dengan bahasa tubuh seperti ini akan memberikan kesan bahwa Anda adalah orang yang cerdas dan memiliki wawasan luas.

Kontak mata sangat perlu, jika anda tidak terbiasa melakukan kontak mata pada lawan bicara, maka mulai dari sekarang latihlah diri untuk terus melakukannya. 

5. Buatlah Bahu Untuk Selalu Rileks

Saat kondisi jiwa sedang tegang, maka Anda akan merasakan kedua bahu juga ikut terasa tegang dan kaku. Hal ini bisa dirasakan dan terlihat dari posisi bahu yang agak terangkat dan cenderung maju ke depan.

Kondisi bahu yang tegang seperti ini, jika dibiarkan saja maka akan membuat rasa tegang yang dialami semakin memburuk. Selain itu, gesture bahu juga akan terlihat kurang baik.

Oleh karena itu, usahakan agar Anda merilekskan dan mengendurkan ketegangan pada bahu. Hal ini ternyata bisa membantu untuk meredakan rasa tegang, dan juga mencegah Anda terlihat kurang baik.

6. Hindari Menyilangkan Tangan atau Kaki

Menyilangkan tangan atau kaki bisa memberikan kesan bahwa Anda orang yang tertutup dan terlalu waspada terhadap lawan bicara, sehingga hal ini tidak menimbulkan hubungan pembicaraan yang baik.

Oleh karena itu, bukalah posisi tangan dan kaki Anda (jangan disilangkan), sehingga Anda terhindar dari dicurigai sebagai orang yang tertutup, terlalu berhati-hati, atau bahkan orang yang sombong.

7. Cara Berjabat Tangan yang Baik

Jabat Tangan
Sumber gambar: Wikipedia.org

Jabat tangan menjadi cara yang sangat bagus ketika bertemu, baik itu bertemu orang yang dikenal maupun belum dikenal. Lakukan-lah jabat tangan yang bisa membuat suasana pertemuan menjadi hangat.

Selain itu cara berjabat tangan juga bisa tergantung dari kondisi, situasi, dan dengan siapa kita berjabat tangan. Berjabat tangan bisa dalam suasana formal, wawancara kerja, hingga saat bertemu teman-teman.

Beberapa tips berjabat tangan yang baik, yaitu lakukan kontak mata saat berjabat tangan, dan jangan lupa untuk memberikan senyum tulus.

Ingat!! Berikan senyuman tulus dari hati, karena berbeda antara senyuman tulus dari hati dengan seyuman yang dibuat-buat (tidak dari hati). Senyuman tulus akan membuat orang lain bahagia dan menjadikan suasana lebih hangat.

Melakukan kontak mata dan senyuman saat berjabat tangan akan menjadikan Anda terlihat sebagai orang yang ramah. Kemudian ucapkan kalimat seperti �Selamat siang Pak� atau semacamnya. Jika Anda sesama muslim maka bisa mengucapkan �Assalamualaikum Pak�. Hal ini akan menunjukan bahwa Anda memberikan penghargan pada lawan bicara.

Dalam berjabat tangan jangan terlalu lembek, lakukan jabat tangan dengan erat dan tegas, namun bukan berarti terlalu keras karena itu malah akan menyakiti.

Loading...

8. Pastikan Postur Tubuh Anda Senantiasa Lurus (Tegap)

Cara mengirimkan pesan bahasa tubuh yang sangat baik yaitu dengan memiliki postur tubuh yang tegap lurus, baik itu Anda sedang duduk maupun berdiri.

Dengan posisi tegap maka akan mencegah Anda duduk membungkuk, hal ini membuat Anda akan terlihat bagus oleh orang-orang.

Adapun jika posisi duduk Anda adalah membungkuk maka ini akan memberikan pesan bahasa tubuh yang negatif, Anda akan terkesan oleh orang-orang disekitar sebagai sosok yang tidak enerjik, pemalas, tidak antusias, rendah semangat atau bahkan dituduh tidak menghargai lawan bicara.

Postur tubuh tegap juga akan menjadikan Anda terlihat berwibawa, namun berbeda dengan kesombongan, dimana kesombongan adalah penyakit hati dan sifat buruk yang suka meremehkan orang lain.

Oleh karena itu, posisi tegap tentunya disertai dengan sifat rendah hati dan menghargai orang lain. Maka attitude Anda akan terlihat �perfect�.

9. Perkirakan Perilaku Yang Akan Anda Munculkan

Ketika dalam satu kondisi yang mungkin menjadikan Anda merasa canggung, sehingga tidak tahu hal yang harus dilakukan, dimana �lengan dan tangan� Anda serasa kebingungan untuk diposisikan seperti apa.

Tidak jarang orang-orang yang dalam kondisi seperti itu, mencoba menepiskan kecanggungan dengan cara menyilangkan lengan di depan tubuh, memutar-mutar rambut, dan melakukan hal-hal aneh lainnya.

Sikap yang terbaik sebenarnya adalah tetap menjaga lengan di samping tubuh. Ketika Anda merasa tidak nyaman, maka pastikan Anda memiliki sesuatu untuk dipegang, contohnya buku, pulpen, atau lainnya. Hindari menyembunyikan tangan di saku, karena itu merupakan posisi tubuh yang kurang enak dilihat.

10. Hindari Sikap Suka Terburu-buru

Yang namanya terburu-buru itu umumnya tidak baik. Mengambil keputusan tentang suatu hal penting secara terburu-buru akan berdampak buruk. Demikian juga terburu-buru dalam meyalahkan orang lain maka nantinya kita sendiri yang malu karena salah dalam melemparkan tuduhan.

Hal lainnya juga berlaku dalam sikap yang terburu-buru, seperti terburu-buru dalam makan, berjalan dan lainnya, akan membuat Anda terlihat kurang baik.

Dalam berjalan, makan dan sikap-sikap lainnya harus dilakukan dengan tenang. Sehingga dengan membiasakan dan melatih diri agar bersikap selalu tenang, maka Anda akan lebih mudah untuk memiliki bahasa tubuh yang baik.

Manfaat lainnya, Anda akan terlihat oleh orang lain sebagai sosok yang penuh ketenangan, selain itu dengan membiasakan diri untuk selalu tenang maka akan mencegah resiko stress.

11. Buatlah Jarak Antara Kedua Kaki

Dalam posisi berdiri maupun duduk, hindari sikap kaki yang terlalu rapat, hendaknya membuat jarak antar kedua kaki secukupnya (jangan terlalu lebar), sehingga hal ini akan membuat Anda terlihat sebagai orang yang cukup percaya diri, serta merasa nyaman dengan posisi duduk atau berdirinya.

12. Jangan Membungkuk

Duduklah dengan tegak, jika duduk dengan posisi membungkuk maka hal ini akan membuat Anda terlihat seperti orang yang tidak bersemangat, tidak memiliki gairah, dan semacamnya.

Duduklah dalam posisi tegak, namun tetap dengan sikap yang santai. Sehingga duduk dengan posisi tegak bukan berarti menandakan tegang.

Demikian juga saat berdiri, hindari berjalan dengan posisi tubuh membungkuk, berjalanlah dengan tegak namun tetap santai.

13. Saat Bercakap-cakap Sambil Duduk, Condongkan Badan Sedikit kepada Lawan Bicara

Saat bercakap-cakap dalam posisi duduk, maka berikan indikasi bahwa Anda tertarik tentang apa yang disampaikan oleh lawan bicara, condongkan badan Anda sedikit ke arahnya.

Condongkan sedikit saja, jangan terlalu condong karena Anda akan terlihat aneh nantinya, sehingga lawan bicara menjadi tidak nyaman.

Jika pembicaraan bersifat santai (tidak membahas hal yang serius) maka tidak mengapa memposisikan tubuh agak menyender ke bangku, namun jangan berlebihan dalam mecondongkan badan ke belakang karena nantinya Anda akan terlihat sombong oleh lawan bicara.


14. Posisi Kepala Tetap Lurus ke Depan

Saat berbicara dengan seseorang maka jangan melihat ke bawah. Hal ini akan membuat lawan bicara Anda berpikir bahwa Anda merasa tidak nyaman berbicara dengannya.

Selain itu, menundukan pandangan saat berdialog akan membuat Anda terlihat sebagai orang yang tidak percaya diri. Untuk itu, biarkan kepala dalam posisi tegap saat bercakap-cakap, buatlah diri Anda rileks dan menikmati percakapan yang sedang dialkukan.

15. Hindari Gerakan Kegelisahan

Contohnya seperti sering meremas-remas jari, menggoyang-goyangkan kaki, mengetuk-ngetuk jari di atas meja, menggaruk-garuk, dan semacamnya. Melakukan gerakan seperti ini bisa membuat Anda akan terlihat seperti orang yang nervous atau gugup.

Melakukan hal tersebut juga bisa mengganggu fokus dan perhatian lawan bicara, sehingga membuat kualitas percakapan Anda menurun.

Nah, agar Anda bisa terlihat kredibel maka hindari dari sering melakukan gerakan-gerakan kecil yang tidak perlu. Dalam berdialog, fokuslah memperhatikan lawan bicara sehingga memberikan kesan bahwa Anda berkonsentrasi penuh pada isi pembicaraan.

16. Hindari Tekanan Suara Sangat Tinggi

Di lingkungan tempat Anda berada, lebih-lebih lagi saat berada di tempat kerja, kualitas suara Anda ternyata bisa menjadi faktor kunci tentang bagaimana karyawan dan atasan Anda menilai diri Anda.

Orang yang berbicara dengan nada tinggi akan dinggap sebagai orang yang kurang empati dan lebih mudah gugup dibandingkan orang yang berbicara dengan tekanan suara normal (tenang).

Berbicara dengan nada suara yang tenang akan menjadikan diri Anda nantinya memperoleh simpati dari orang lain, serta perkataan atau pendapat Anda akan lebih sering didengar (dihargai).

17. Biarkan Gerak Tangan Ikut Berbicara

Presiden Amerika Serikat, Obama
Presiden Amerika Serikat, Obama | Sumber gambar: Pexels.com

Selain mulut yang perlu aktif berbicara, tangan juga perlu memiliki peran saat Anda berbicara. Bahkan bahasa tubuh bisa mempengaruhi pola pikir sehingga menggunakan gerak tangan bisa mengembangkan cara berpikir.

Selain itu, berbicara sambil menggerakkan tangan dapat melancarkan dan meningkatkan skill berbicara.

18. Jika Anda Merasa Tidak Percaya Diri, Cobalah Tersenyum

Tersenyum dapat bermanfaat besar bagi baiknya sikap Anda. Orang-orang cerdas lebih memilih untuk memperlihatkan senyuman ketika memperoleh tekanan, karena seyuman ternyata bisa menstimulasi pola pikir, memunculkan rasa percaya diri, dan juga bisa menjadi lebih dipercaya oleh orang lain.

Seyuman akan membuat wajah menjadi lebih nyaman dilihat, serta bisa memunculkan aura positif.

19. Jaga Ekspresi Wajah yang Baik

Hal ini secara umum mungkin mudah dilakukan, namun yang menjadi poin disini adalah menjaga  ekspresi wajah ketika dalam kondisi sulit dikendalikan.

Seperti ketika menghadapi problem di kantor, atau habis �didamprat� oleh atasan yang emosional, atau rekan kerja menyebalkan, atau kondisi-kondisi lainnya yang memberatkan diri Anda.

Kondisi seperti yang disebutkan diatas, tentunya sedikit banyak akan menyebabkan Anda secara alamiah ingin meluapkan emosi.

Mungkin wajah setelahnya akan menjadi murung, marah, dan pesimistis, yang kemudian akan memancarkan aura negatif. Hal ini perlu dihindari, sehingga Anda perlu untuk memiliki kemampuan dalam mengontrol ekspresi wajah, kemampuan  seperti ini sebenarnya penting sekali dimiliki oleh para pekerja.

Sehingga seberat apapun kondisi emosi yang dialami, Anda tetap bisa mengupayakan untuk mengontrol ekspresi wajah agar tetap sewajarnya, sehingga diri Anda akan terhindar dari memancarkan aura negatif.

Jika Anda mengalami situasi yang terlalu berat, maka Anda perlu berkonsultasi dengan ahlinya untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi.

20. Hindari Mengecek Ponsel Saat Bercakap-Cakap

Jika hal ini Anda lakukan, maka berarti Anda memberikan isyarat pada lawan bicara Anda bahwa Anda ingin berada di tempat lain, bahkan bisa saja lawan bicara Anda menganggap bahwa Anda meremehkan dirinya, sehingga hal bisa bisa merusak hubungan Anda dengannya.

Adapun jika memang Anda terpaksa untuk mengecek ponsel, maka sebelumnya minta permisi dahulu untuk menunda pembicaran sementara.

21. Hindari Berdiri dengan Tangan di Pinggang

Berdiri dengan tangan di pinggang saat bercakap-cakap dengan orang lain, jelas ini bukan sikap tubuh yang baik. Anda akan dianggap sebagai orang yang sok berkuasa, meremehkan orang lain, atau bahkan orang yang arogan.

Berdirilah dengan posisi yang wajar, yaitu posisi yang tidak terlalu merendah dan tidak juga terlihat seperti orang yang congkak.

loading...

22. Tampakkan Pose yang Membuat Anda Terlihat Kuat

Buat sikap tubuh yang semantap mungkin. Fokuskan pandangan dengan baik dan konsisten, angkat bahu, jadikan mulut mudah tersenyum, dan juga mantapkan langkah Anda.

Dengan �pose� yang seperti itu (namun jangan berlebihan) akan membuat Anda terlihat baik, manfaat lainnya adalah Anda akan jauh lebih rileks.

Riset membuktikan bahwa dengan berpose seperti yang disebutkan itu, bermanfaat untuk mengurangi hormon kortisol penyebab stres di dalam tubuh. Sehingga dengan sikap tubuh itu akan bisa membuat Anda lebih tenang dan percaya diri.

23. Hindari Menguap

Orang Menguap
Orang Menguap: Sumber gambar: Dailymail.co.uk

Ketika bercakap-cakap dengan orang lain, apalagi jika dia adalah atasan Anda, maka hindari sebisa mungkin menguap, tahan keinginan menguap semampunya.

Hal itu karena menguap memberikan kesan kurang baik, lawan bicara akan mengira Anda sedang bosan atau mengantuk.

Atau yang paling buruk jika Anda terlalu sering menguap, lawan bicara akan menilai Anda sebagai seorang yang pemalas dan rendah semangat.

24. Hal Lainnya

Jika berpegian ke negara lain, Anda perlu mengidentifikasikan norma-norma budaya, dimana apabila Anda baru saja mengenal budaya baru, maka Anda perlu untuk menyesuaikan bahasa tubuh dengan norma-norma di sana.

Norma-norma budaya seringkali berhubungan dengan bahasa tubuh, seperti seberapa banyak kontak mata yang harus dilakukan, dll. Hal ini bisa berbeda-beda antar wilayah atau budaya.

Sehingga apabila Anda tidak menunjukkan bahasa tubuh yang sesuai dengan norma penduduk lokal, maka kemungkinan bisa terjadi salah paham.

Hal lainnya, bahwa bisa saja seseorang salah dalam mengartikan bahasa tubuh. Misalnya, orang-orang umumnya menginterpretasikan lengan yang terlipat di dada sebagai indikasi bahwa seseorang sedang menunjukkan karakter defensif atau menjaga jarak. Namun, bisa saja itu hanya karena tubuhnya kedinginan.

Cara Membaca Karakter Melalui Bahasa Tubuh

Bahasa tubuh sering dijadikan tolok ukur karakter seseorang. Dimana seseorang akan mudah dikenali dengan membaca bahasa tubuhnya. Mengenai hal ini, berikut tips mudah membaca bahasa tubuh seseorang:

Duduk Tegak
Sikap ini menunjukan seseorang terbuka dan tertarik dengan apa yang sedang dibicarakan.

Pandangan Mata Ke Kanan Atas
Bahasa tubuh ini bisa diartikan seseorang sedang berusaha mengingat-ingat fakta yang pernah terjadi.

Pandangan Mata Ke Kiri Atas
Bahasa tubuh ini bisa diartikan seseorang tengah berimajinasi, atau mencoba mengarang sesuatu yang bukan fakta. Sehingga bahasa tubuh ini bisa menandakan seseorang tengah berusaha berbohong.

Tangan Di Atas Meja
Kedua tangan saling memegang di atas meja menunjukan bahwa seseorang menginginkan pembicaraan cepat diselesaikan.

Bertolak Pinggang
Menunjukkan seseorang yang terlalu percaya diri, atau mungkin orang tersebut berkarakter sombong atau arogan.

Melipat Tangan di Depan Dada
Menunjukan sikap tidak terbuka terhadap perkataan atau ide lawan bicaranya.

Menghela Nafas
Menghela nafas saat berbincang-bincang bisa diartikan bahwa dirinya bosan dengan materi pembicaraan.

Berbicara Menyamping 
Lawan bicara ingin segera lepas (pergi) dari Anda.

Berdehem Sebelum Memulai Bicara
Lawan bicara membutuhkan waktu lebih untuk memikirkan jawaban, atau sedang mencari ide kalimat.

Berjabat Tangan dengan Erat
Menjebat erat tangan lawan bicara (bahkan disertai tepukan punggung) menunjukan bahwa dia adalah orang yang ramah, terbuka dan senang bertemu dengan Anda.

Berjabat Tangan dengan Lemah
Menunjukan lawan bicara tidak begitu menghargai Anda, atau menganggap pertemuan dengan Anda bukanlah hal yang penting.

Memasukan Tangan Dalam Saku
Memasukan tangan ke dalam saku celana sering dilakukan untuk menenangkan perasaan dan menguasai keadaan di dalam jiwa agar tenang.

Berbicara dan Melihat Anda Dari Atas Ke Bawah
Menandakan lawan bicara Anda sedang mencoba menerka dan menilai diri Anda, baik secara fisik maupun kepribadian, serta memiliki keinginan untuk mencari tahu tentang latar belakang dan diri Anda secara lebih dalam.

Berbicara dan Menatap Tajam Anda
Lawan bicara sedang mencoba membaca dibalik bahasa tubuh Anda, utamanya tentang kejujuran dari kalimat-kalimat yang Anda ucapkan.

Ciri-Ciri Orang Berbohong: Mulai dari Menggaruk Leher, Memalingkan Pandangan, Jumlah Kedipan, dll

Ilustrasi Seseorang Berbohong
Ilustrasi Seseorang Berbohong | Sumber gambar: Rachaelwestcoaching.com

Menurut penelitian Dr. Morris, gerak isyarat seperti menggaruk leher umumnya dilakukan dengan memakai jari telunjuk, situasi ini menunjukkan akan adanya rasa ragu atau ketidakpastian dari perkataan yang baru saja diucapkan oleh pelakunya.

Jika ditemukan gerakan isyarat lain yang mengikutinya (seperti menutup mulut dan meggosok hidung) maka garukan leher (baik bagian depan atau belakang) juga bisa menjadi isyarat kebohongan.

Respons saraf-saraf disekitar leher ketika sedang berbohong maka akan timbul rasa gatal.

Gerakan bahasa tubuh lainnya yang menandakan seseorang sedang berbohong, yaitu bisa diketahui dari banyaknya jumlah kedipan, memalingkan pandangan, dan menggosok mata.

Mata adalah gerbang jiwa dan hati. Mata akan menceritakan segalanya, dimana mata secara alamiah bisa menceritakan suasana hati, termasuk juga ketika seseorang sedang berbohong.

Ketika berbohong maka mata akan berupaya untuk melihat ke arah lain, seperti ke bawah, atas, atau lainnya (selain ke arah lawan bicara). Bahkan tidak jarang mata akan menerawang entah kemana (tidak jelas), ketika mulut mengeluarkan kalimat kebohongan.

Sering juga, memalingkan pandangan karena berbohong akan diikuti dengan gerakan menggosok mata seolah-olah gatal (padahal tidak gatal).

Gerakan menggosok mata tidak harus dilakukan tepat dibagian mata, bisa juga di bagian sekitar mata (seperti bagian bawah mata atau sekitar alis).

Selain itu, cara lain mendeteksi kebohongan yaitu dengan mencermati terjadinya peningkatan jumlah kedipan mata. Dimana orang yang berbohong akan cenderung merasa gugup, yang menyebabkan saraf matanya akan bekerja lebih cepat.

Sehingga hal yang cukup menakjubkan pada sebuah acara TV terkenal, MacGyver selalu menebak apakah lawan bicaranya sedang berbohong atau tidak hanya dengan menghitung jumah kedipan matanya.

24 Cara Mengatasi Anxiety Disorder (Jenis, Gejala, Penyebab & Kisahnya)

Anxiety disorders bisa dikatakan gangguan berupa rasa cemas pada diri seseorang. Sebenarnya, setiap orang yang hidup di permukaan bumi ini pasti pernah mengalami rasa cemas, khawatir, gelisah, dan kepanikan.

Dimana rasa cemas ini merupakan bagian dari emosi normal manusia. Yang terjadi baik pada anak-anak, remaja maupun orang dewasa.

Anak-anak mungkin akan merasa cemas ketika dirinya baru menjalani hari pertamanya di sekolah, hal ini adalah wajar.

Demikian juga orang dewasa mungkin merasa cemas saat menanti hari pernikahannya, atau menunggu keputusan atasan di kantor mengenai promosi jabatan untuknya, adanya rasa cemas dan khawatir saat itu adalah hal yang normal.

Hanya saja, timbulnya rasa cemas yang parah hingga bisa menimbulkan gangguan, maka rasa cemas seperti ini sudah tidak normal. Gangguan kecemasan yang berlebihan ini sering disebut Anxiety Disorders.

Anxiety Disorder (Gangguan Kecemasan)
Sumber gambar: Everydayhealth.com

Anxiety disorders adalah sebuah gangguan mental yang bisa berdampak serius pada diri seseorang. Bahkan rasa cemas yang dialami ini bisa berdampak pada gangguan fisik, bukan hanya psikis saja, tentu ini sangat berbahaya.

Gejala umum anxiety disorders:
  • Mengalami mudah cemas atau panik secara berlebihan (tidak wajar).
  • Rasa cemas yang dialami bisa terbawa hingga mimpi buruk saat tidur.
  • Tidak bisa mengendalikan jiwa dengan baik.
  • Sering memikirkan berbagai kejadian trauma yang dialami.
  • Tidak bisa tenang atau diam.
  • Kesulitan untuk bisa fokus.
  • Cenderung suka melakukan gerakan yang aneh-aneh.
  • Sering mengalami keringat dingin.
  • Mudah mengalami sesak napas (tidak wajar).
  • Mengalami masalah detak jantung yang tidak teratur.
  • Sering mengalami tegang pada otot tubuh.
  • Mudah mengalami mual, pusing, dan kesemutan.

Mengenai gejala-gejalanya tersebut, tidak bisa secara langsung dinilai bahwa seseorang mengalami anxiety disorders atau tidak.

Dokter biasanya akan melakukan riset dan observasi terhadap perilaku pasien, yang kemudian barulah menentukan apakah pasien positif terkena penyakit anxiety disorders atau tidak.

Tapi hal sederhana untuk menerkanya (memperkirakan), orang yang sudah terkena anxiety disorders terlihat akan mengalami kecemasan yang berlebihan dan juga intens, dengan frekuensi yang tinggi (sering), dan bisa sampai mengganggu kegiatan sehari-hari.

Penyebab munculnya gangguan kecemasan secara berlebihan ini bisa bermacam-macam, seperti sering mengalami stres, trauma pada kejadian tertentu, phobia, penyalahgunaan obat-obat atau zat terlarang, adanya ketidakseimbangan kimia di dalam tubuh, perubahan struktur otak, dan penyebab lainnya.


Gangguan kecemasan berupa anxiety disorders ini bisa dapat menyebabkan komplikasi serius seperti depresi parah, insomnia, terjatuh dalam penyalahgunaan zat, muncul rasa sakit secara fisik, penarikan diri dari lingkungan, hingga bunuh diri.

Gangguan kecemasan akan sangat mengganggu seseorang dalam menyelesaikan tugasnya, bahkan bisa menyebabkan seseorang kehilangan kebahagiaan dalam hidupnya.

Anxiety Disorder
Sumber gambar: Freegreatpicture.com

Jenis-jenis anxiety disorders yang umum terjadi:

Obsessive-Compulsive Disorders (OCD)
Orang-orang yang terkena OCD ini umumnya mengalami gangguan pikiran yang cukup sering, dan mengalami ketakutan-ketakutan secara berlebihan pada hal-hal tertentu.

Contoh orang yang mengalam OCD, yaitu terlalu berlebihan takut pada bakteri / kuman, sehingga dirinya setiap kali menyentuh sesuatu akan selalu mencuci tangan, sehingga sangat merepotkan.

Social Anxiety Disorders
Social Anxiety Disorders sering disebut sebagai fobia sosial. Kondisi ini dimana timbulnya rasa cemas yang berlebihan pada diri seseorang terhadap lingkungan sosialnya.

Hal yang memicu timbulnya masalah social anxiety disorders ini pada diri seseorang, yaitu karena adanya perasaan takut pada penilaian orang lain, takut dicela, takut tidak diterima oleh lingkungan dan semacamnya.

Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD)
Orang yang terkena gangguan PTSD ini karena sebelumnya pernah mengalami sebuah trauma, atau mengalami kejadian yang mengerikannya, seperti kecelakaan berat, bencana alam, pelecehan seksual atau fisik, kematian orang-orang yang dicintai, dan hal-hal berat semacamnya.

Gangguan PTSD ini menyebabkan penderitanya akan mempunyai pikiran atau trauma menakutkan yang sulit untuk dihilangkan.

Spesific Phobias
Jenis gangguan spesific phobias ini merupakan sebuah kecemasan berlebihan atau rasa takut terhadap hal-hal tertentu, seperti takut suara keras, takut ketinggian, takut melihat darah, dan semacamnya.

Loading...

Generalized Anxiety Disorder
Generalized Anxiety Disorder merupakan sebuah gangguan berupa rasa khawatir yang berlebihan dan tidak realistis. Orang-orang yang mengalami jenis gangguan ini sering kali mengalami halusinasi.

Contoh Kasus Anxiety Disorder
Cemas merupakan sistem alarm alami tubuh ketika seseorang di bawah tekanan, merasa terancam atau sedang menghadapi kondisi yang membuat tidak nyaman.

Rasa cemas tidaklah selalu buruk, rasa cemas yang tidak berlebihan sebenarnya bermanfaat untuk membantu Anda agar selalu dalam kondisi waswas dan fokus.

Hanya saja, ketika Anda terus-menerus dihinggapi rasa kecemasan dan rasa takut yang luar biasa, sampai akhirnya berpengaruh buruk pada kondisi psikis maupun fisik, maka hal ini baru disebut sebagai gangguan kecemasan yang perlu diatasi.

Ketika seseorang pernah merasakan sangat takut ketika terjebak dalam kondisi yang mengancam atau berbahaya.

Seperti ketika menyeberang jalan tapi tidak disadari ada sebuah mobil secara tiba-tiba melintas kencang, atau ketika mendengar teriakan massa yang suaranya menggelegar saat terjadi demo.

Itu merupakan contoh dari kepanikan sesaat yang bisa menyebabkan tubuh menggigil dan bulu kuduk merinding.

Atau selain itu bisa menyebabkan jantung menjadi berdebar kencang, pikiran dan perasaan menjadi kalut bercampur aduk, hingga perut bisa menjadi mulas.

Nah, ketika bahaya itu telah selesai, maka gejala-gejala kepanikan tersebut juga akan menghilang dengan sendirinya. Kepanikan akan berganti menjadi rasa lega karena telah berhasil melewati hal yang menegangkan.

Sekarang, pada kondisi lainnya, coba bayangkan diri Anda sedang berbelanja di sebuah swalayan, kemudian bertemu dengan tetangga atau teman lama. Di tengah-tengah obrolan yang menyenangkan, secara tiba-tiba Anda dilanda kepanikan luar biasa, seperti akan terkena suatu musibah yang besar. Jantung Anda menjadi berdebar kencang, muncul keringat dingin, dan penglihatan seperti berkunang-kunang.

Saat itu, mendadak rasanya ingin pingsan, merasa gila, atau bahkan seperti ingin mati. Lalu setelah segalanya terlewati, kepanikan itu ternyata berubah menjadi rasa lemas, lelah, dan menimbulkan kebingungan di pikiran. Anda terus-menerus merasa kebingungan mengapa hal itu mendadak terjadi, kapan kemugkinan terjadi lagi, bagaimana melawan masalah ini, dan berbagai pertanyaan lainnya yang terus menghantui pikiran.

Apabila Anda tanpa sebab sering mengalami panik, cemas dan semacamnya secara mendadak, dan sering muncul rasa khawatir bahwa serangan ini akan terjadi lagi terus-menerus, maka kemungkinan Anda sedang terkena masalah panic attack (serangan panik).

Cathy Frank M.D, dia adalah seorang direktur Outpatient Behavioral Health Services di Henry Ford Hospital, mengatakan bahwa panic attack terjadi secara tiba-tiba dan spontan, yang terjadi tanpa alasan dan juga tidak bisa diprediksi. Selama serangan panic attack, penderitanya akan terjebak dalam sebuah situasi berupa rasa ketakutan yang besar, bahkan merasa seperti akan mati, kesulitan untuk berpikir dan mengontrol dirinya, bahkan bisa mengalami serangan jantung.

Hal ini menghantui kehidupannya, dimana setelah serangan panik terjadi, dirinya masih akan khawatir akan serangan panik selanjutnya yang kemungkinan terjadi lagi.

Penyebab dari panic attack ini belum bisa diketahui secara pasti, hanya saja peneliti dan para ahli menjelaskan bahwa ada kemungkinan kombinasi antara kondisi biologis tubuh (gen) seseorang dan faktor eksternal lingkungannya memiliki peranan yang utama sebagai penyebab berkembangnya gangguan panic attack pada seseorang.

Bagaimana Cara Mengatasi Anxiety Disorder?

Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengobati gangguan kecemasan, seperti pengobatan dengan menggunakan anti depresan, melakukan terapi perilaku, terapi relaksasi, dan banyak lainnya. Untuk lengkapnya, berikut di bawah ini:

1. Tata Ulang Ruangan Tempat Anda Berada Agar Senyaman Mungkin
Kondisi tempat atau ruangan yang berantakan akan membuat perasaan menjadi kacau. Nah, oleh karena itu perbaiki kondisi rumah Anda agar bisa lebih nyaman.

Ruangan Rumah Yang Nyaman
Sumber gambar: Miserv.net

Rumah yang rapih, bersih dan nyaman nantinya secara esensial bisa membersihkan ketidateraturan dan kekacauan dalam pikiran Anda.

Jangan sampai pakaian-pakaian, perabot dan alat-alat lainnya tercecer berantakan. Jika memang ada barang yang tidak berguna atau tidak diperlukan, maka lebih baik disingkirkan atau dibuang saja, sehingga Anda bisa lebih mudah untuk menjadikan rumah selalu dalam kondisi rapih.

2. Terapi Pernafasan
Banyak teknik pernapasan yang sudah dijelaskan di berbagai situs. Tapi untuk sederhananya dan mudah dilakukan, maka caranya hanya dengan bernapas dalam-dalam dan dilakukan secara perlahan.

Bernapas secara pelan-pelan, sembari juga menutup mata. Kondisikan diri Anda benar-benar rileks saat terapi bernapas sederhana ini. Kemudian hembuskan napas dengan santai dan jangan terlalu cepat.

Dengan terapi bernafas sederhana ini diharapkan bisa membantu untuk menurunkan tingkat kecemasan dan membuat nyaman. Ingat, lakukan dengan serileks dan sesantai mungkin.

3. Rendam Kaki Dengan Air Hangat
Isi sebuah baskom dengan air hangat, lalu tambahkan sedikit garam ke dalamnya, disarankan menambahkan juga bunga yang harum.

Merendam Kaki di Air Hangat
Sumber gambar: Stylecraze.com

Duduklah di kursi dengan nyaman. Nantinya rasa hangat di kaki ini akan memberikan rasa rileks yang luar biasa. Otot-otot tubuh yang semula tegang akan mulai mengendur. Dengan kondisi yang nyaman inimaka pikiran bisa lebih rileks dan rasa kecemasan akan menurun.


4. Miliki Waktu Untuk Berolahraga
Olahraga yang dilakukan ternyata bisa mengurangi kecemasan dirasakan. Anda bisa melakukan olahraga yang ringan dan sederhana, seperti jogging, berenang dan lainnya. Olahraga selain dapat meminimalisir rasa kecemasan, juga bisa meningkatkan rasa percaya diri.

5. Belilah Produk Aromaterapi
Dengan menggunakan aromaterapi bisa memberikan efek relaksasi pada tubuh dan pikiran. Pasanglah aromaterapi di ruangan tempat Anda sering berada, baunya yang wangi akan memberikan terapi yang bisa membantu menghilangkan perasaan cemas di dalam diri.

6. Minum Teh Hijau
Di dalam teh hijau terkandung L-theanine yang merupakan zat asam amino, bermanfaat untuk memberikan perasaan rileks.

Utamakan untuk minum teh dibandingkan kopi, orang yang minum teh umumnya akan lebih tenang dibandingkan jika minum kopi. Adapun teh hijau ini yang paling banyak mengandung theanine dibandingkan jenis teh lainnya.

7. Tersenyumlah
Tersenyum akan memunculkan pikiran positif dan membuang pikiran yang negatif. Dengan tersenyum maka akan menebarkan rasa cinta dan kedamaian, hal ini sangat baik untuk menghindari munculnya rasa cemas.

8. Dekat dengan Air
Menyentuh air, berenang, atau hanya dengan berada di dekat kolam renang, dimana secara natural air akan memberikan efek menenangkan pada jiwa. Demikian juga ketenangan bisa Anda peroleh dengan berjalan-jalan di pinggir pantai, melihat aquarium, atau melihat air terjun secara langsung.

9. Melakukan Kegiatan Amal
Percaya atau tidak, dengan membantu orang lain yang kesusahan, maka dapat menghilangkan rasa cemas dan stress di dalam diri. Bahkan membantu orang lain yang membutuhkan akan memberikan ketenangan pada diri Anda, dan juga memunculkan rasa puas di dalam hati.

10. Curhat Kepada Orang yang Tepat
Hal yang bagus jika Anda curhat tentang beban-beban jiwa anda kepada orang-orang yang bisa Anda percaya, seperti keluarga, saudara, atau sahabat karib.

Curhat Kepada Orang yang Tepat
Sumber gambar: Discoveryplace.info

Namun, penting diketahui jika Anda melakukan curhat masalah pribadi di facebook, twitter, perkumpulan arisan dan setiap ada kesempatan tempat perkumpulan, dengan alasan agar perasaan lega dan tidak stres� Hasilnya justru kesulitan dan masalah yang dialami akan semakin runyam, seperti bara api disiram bensin, sehingga kekeliruan yang fatal.

Solusi tidak didapat, justru tanggapan negatif yang bisa saja muncul. Seharusnya jika Anda ingin mendapatkan solusi, tentunya pergi ke Dokter atau ahlinya.

11. Mandi Air Hangat
Dengan tubuh terkena air hangat maka akan membuat lebih tenang otot-otot tubuh karena mengendur. Mandi air hangat bisa membantu Anda agar bisa lebih tenang.

Jika Anda dalam kondisi yang kurang nyaman, maka sesekali cobalah mandi air hangat, terutama mandi air hangat pada sore hari merupakan relaksasi yang sangat baik.

12. Lakukan Peregangan Ringan Sebelum Tidur Malam
Tidak perlu lama-lama, cukup 5 menit saja untuk melakukan peregangan maka sudah bagus. Melakukan peregangan ringan bisa menurunkan ketegangan pada punggung dan otot tubuh. Sehingga menjadikan tubuh dan jiwa lebih tenang dan rileks sebelum tidur malam.

13. Jangan Berlebihan Minum Kopi
Minum kopi memang bisa meningkatkan mood, namun perlu diketahui bahwa kopi bersifat stimulan yang bekerja untuk memberikan efek stimulasi. Sehingga konsumsi kopi secara berlebihan justru akan meningkatkan resiko terjadi kecemasan dan depresi.

14. Miliki Sifat dan Semangat untuk Berbuat Baik
Salah satu hal yang menyebabkan timbulnya rasa cemas, takut dan ketidak-tenangan adalah karena hal buruk yang sebelumnya dilakukan. Orang yang melakukan kejahatan atau hal buruk, maka sedikit banyak akan mengalami gangguan pada psikisnya.

Oleh karena itu berbuat baiklah selalu dalam kehidupan Anda, dengan berbuat hal-hal yang baik maka akan menimbulkan ketenangan di dalam jiwa, dan jiwa juga akan merasakan lebih aman dan nyaman.

Selain itu, agar Anda bisa lebih tenang lagi, maka ikhlas-lah, pasrah, dan menyandarkan diri kepada Allah pencipta langit dan bumi ini.

Dengan menyandarkan diri dan pasrah pada ketentuannya yang kaya akan hikmah-hikmah, hal ini membuat Anda bisa terhindar dari pikiran-pikiran yang memberatkan, terhindar dari pikiran yang tidak-tidak, hingga terhindari dari pikiran yang merusak.

15. Jangan Terlalu Banyak Berpikir dan Menganalisa
Raca cemas dan tidak nyaman akan terjadi jika Anda terlalu banyak berpikir, terlalu banyak info yang masuk, dan menganalisa segala sesuatu secara berlebihan, yang menyebabkan Anda akan kebingungan parah.

Jangan Terlalu Banyak Berpikir
Sumber gambar: Quora.com

Terjadinya anxiety pada diri Anda bisa karena banyak berpikir, justru jika berpikir dibatasi bisa menekan serangan anxiety. Hendaknya gunakan untuk hal-hal yang berguna seperti pekerjaan.

Hobi menganalisa juga perlu dibatasi, karena itu bisa menjadi penyakit jiwa atau hati, semakin banyak menanalisa hati Anda maka Anda akan semakin bingung, sehingga otak jadinya mampet, sulit fokus, gelisah, bahkan bisa insomnia.

Buang pikiran yang hanya memberatkan dan tidak berguna, biarkan segalanya berjalan seperti air, jangan terlalu menyesali keadaan karena hal itu tidak ada gunanya.

Terlalu banyak info yang masuk ke pikiran = semakin banyak stress. Oleh karena itu, hindari membaca tulisan-tulisan yang justru membuat Anda semakin khawatir, yang akan memperburuk kondisi psikis sehingga memperkecil peluang untuk sembuh.

16. Mulailah Memperbaiki Pola Makan
Ini perlu dilakukan, khususnya bagi mereka yang menyadari bahwa anxietynya sering berasal dari badan duluan (bukan pikiran). Secara sederhana, munculnya anxiety ini biasanya berasal dari dua hal, yaitu dari pikiran dan fisik.

Mengenai penyebab dari pikiran. Apabila Anda berpikir, membayangkan, menganalisa masa depan, atau muncul perasaan akan terjadi hal yangg buruk. Maka dari pikiran-pikiran yang negatif ini bisa menyebabkan munculnya anxiety, sehingga membuat Anda bisa stress.

Adapun penyebab dari fisik, maka biasanya karena telat makan, atau makanan yang dikonsumsi terlalu banyak mengandung asam, gas, atau gorengan. Selain itu juga kopi dan alkohol.

Biasanya yang terjadi, awalnya tubuh merasa tidak enak sehingga muncul perasaan bahwa rasanya ada yang aneh, dan akhirnya Anda takut terjadi kenapa-kenapa, setelah itu anxiety bisa muncul.

Tentang pola makan ini, maka pastikan Anda tidak telat makan, jangan terlalu sibuk beraktivitas sehingga telat makan.

Sebagai tips agar bisa memiliki pola makan yang baik, yaitu pastikan Anda selalu sarapan di pagi hari, bisa jam 6, 7 atau 8 pagi.

loading...

17. Alihkanlah Pikiran Negatif yang Sedang Dialami
Untuk mengalihkannya maka caranya dengan menglihkan diri Anda ke kegiatan lain. Hal yang sangat bagus adalah menyibukan diri anda sendiri dengan hal-hal yang berguna atau bermanfaat, sehingga hal ini akan bisa mengurangi frekuensi munculnya rasa kecemasan.

Mengenai pikiran negatif yang mungkin Anda alami, maka tanyakan pikiran negatif tersebut berulang kali, �Apakah ada gunanya bagi diriku punya pikiran negatif seperti ini ?�. Nah, apabila Anda menjawab �Tidak�, maka tentunya hal yang perlu dilakukan adalah membuang semua pikiran negatif seperti itu.

18. Tidur dengan Nyaman dan Sehat
Tidur yang berkualitas dan sehat adalah hal yang sangat penting, baik untuk kesehatan tubuh maupun kesehatan psikis.

Anak Sedang Tidur
Sumber gambar: Pixabay.com

Satu jam sebelum tidur, jangan gunakan alat elektronik apapun, hal itu karena sinar yang dipancarkan dari alat elektronik (seperti smartphone) bisa menurunkan kadar melatonin yang diproduksi oleh otak.

Dampak dari terhambatnya produksi melatonin ini di dalam tubuh akan mengakibatkan Anda menjadi susah tidur.

Selain itu, Matikan lampu ketika Anda akan beranjak tidur. Hal ini akan meningkatkan kualitas tidur Anda, dan juga membuat tidur lebih nyenyak.

Jangan sampai Anda kurang tidur. Dampak dari kurang tidur adalah bisa mengakibatkan tubuh menjadi lemas, lesu, mudah lelah, mudah emosi, lebih sendi, mudah kaget, dan berbagai masalah psikologis lainnya, yang bisa membuat anxiety kumat lagi.

19. Jangan sampai Telat Makan
Seringnya anxiety bisa kumat karena telat makan, hal ini jarang disadari. Jika tidak ada makanan di lambung, maka asam lambung nantinya berjumlah sangat banyak dan menyebabkan munculnya gas lambung.

Kondisi ini menyebabkan jantung dan paru-paru seperti terasa terhimpit, nantinya bisa mengalami sesek nafas, keringat dingin, kepala cenderung pusing, jantung berdebar secara tidak wajar, dan lainnya. Keadaan seperti ini bisa membuat anxiety kumat.

Kumatnya Anxiety saat peut kosong maka dampak gangguan yang dirasakan bisa 80% lebih parah. Oleh karena itu, jangan sampai telat maka terlalu lama.

20. Hati-hati Terhadap Konsumsi Obat
Beberapa obat memang bisa menimbulkan efek samping berupa rasa tidak nyaman di perut. Hal ini sebenarnya masih dinilai wajar atau normal oleh dokter.

Hanya saja untuk pederita anxiety, sedikit saja perubahan kondisi di dalam tubuh bisa menjadi hal yang cukup serius. Oleh karena itum pintar-pintarlah dalam memilih obat yang tepat dan aman untuk kondisi diri Anda saat ini.

Jenis-jenis seperti obat batuk, obat pusing, vitamin c, obat diet bisa menimbulkan efek mual. Konsultasikan dengan dokter tentang penggunaan obat yang tepat, beritahu kondisi yang sedang Anda alami.

21. Batasi Konsumsi Minuman Botol / Kaleng
Minuman jenis ini ada banyak sekali mereknya di supermarket, seperti minuman jenis soda, kopi, teh botol, dan minuman siap saji lainnya yang memiliki rasa enak.

Minuman Ringan
Minuman Ringan | Sumber gambar: Wikimedia.org

Anda perlu waspada, pada sebagian jenis minuman siap saji ini bisa menyebabkan rasa mual di tubuh dan memicu anxiety kumat.

Sebagai solusi, Anda bisa ingat-ingat saat mencobanya, apabila Anda kumat maka segera ingat merknya, lalu jangan mengkonsumsi merk minuman itu lagi.

22. Hati-hati Masuk Angin
Biasanya pengendara motor yang perlu hati-hati terhadap masalah masuk angin, atau juga orang yang duduk di dekat jendela bis. Dada yang terkena angin dalam waktu lama bisa menyebabkan terjadinya serangan lambung.

Sebagai solusinya, hendaknya Anda makan dahulu sebelum mengendarai motor dalam jarak yang jauh. Lalu gunakan jaket yang melindungi dada. Hendaknya Anda mengusahakan untuk menghindari angin malam diatas jam 10 malam.

23. Jangan Begadang
Masih melek diatas jam 12 malam, maka ini jelas tidak sehat. Jangan begadang tidak darurat-darurat amat. Bergadang pasti menyebabkan pola makan dan pola tidur menjadi berantakan.

Beadang juga membuat Anda kehilangan momen yang sangat bagus untuk kesehatan yaitu menjemur tubuh di bawah sinar matahari pagi, karena sumber vitamin D alami.

Selain itu, orang yang biasa bergadang, maka biasanya anxietynya akan sering kumat di sore hari.

24. Hal-hal Lainnya
Sebenarnya untuk bisa mengatasi gangguan kecemasan, maka sangatlah mudah, yang penting jalani pola hidup yang sehat seperti: konsumsi makanan / minuman sehat dan bergizi, kelola stress, hindari tekanan psikologis, minum air putih yang banyak, pastikan waku tidur dan istirahat yang cukup.

Lalu jangan merokok (termasuk hindari asap rokok), jangan minum minuman beralkohol, rutin berolahraga sesuai kemampuan, dan jalani hari-hai dengan rileks.

Ketika Anda menganggap diri Anda telah menjalani pola hidup yang sehat, namun kondisi yang Anda alami masih saja buruk, maka hendaknya Anda mengunjungi Dokter Spesialis Kesehatan jiwa / Psikiater, sehingga nantinya Anda akan memperoleh penanganan yang tepat dan profesional.

Konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan obat. Dokter biasanya memberikan resep penggunaan obat untuk meredakan gejala kecemasan.

Sebagai pengetahuan, jenis-jenis obat antidepresi, seperti fluoxetine, imipramine, paroxetine, sertraline, dan venlafaxine bekerja untuk memengaruhi aktivitas zat kimia di otak yang disebut neurotransmiter, yang bertujuan agar kecemasan bisa berkurang. Jenis-jenis obat sepeti itu juga sering digunakan untuk mengobati masalah depresi.

Jenis obat lainnya seperti citalopram atau escitalopram tidak boleh dikonsumsi lebih dari 20 mg per hari.

Pada kasus yang langka, dokter bisa saja meresepkan jenis obat benzodiazepine, itu merupakan obat penenang yang bekerja agar meredakan kecemasan untuk jangka pendek. Jenis obat ini bisa menyebabkan kecanduan. Sehingga penggunaannya hanya boleh di bawah pengawasan dokter.

Anda juga bisa berkonsultasilah dengan terapis. Dokter bisa saja memberikan rujukan agar Anda pergi ke terapis psikologis yang bersertifikat.

Terapi perilaku kognitif bisa menjadi salah satu bentuk psikoterapi yang paling efektif dalam mengatasi gangguan kecemasan. Melalui terapi ini, gejala-gejala gangguan kecemasan bisa berkurang satu per satu

[Kisah Inspiratif]
Kisah Seseorang yang Kehidupannya Ternyata Bisa Lebih Baik Setelah Diuji dengan Gangguan Anxiety Disorder

Kisah seorang yang bercerita tentang kehidupannya, sebut saja namanya Bunga. Kala itu, Bunga minta ditemani pulang ke Bekasi karena sangat kelelelahan. Tanpa pikir panjang, temannya itu mau menemaninya ke Bekasi.

Dengan jasa transportasi online, mereka mulai menuju rumah di Bekasi. Dalam perjalanan, tiba-tiba saja organ jantung Bunga berdegup kencang, badan terasa lemas dan nafas juga sesak. Beruntung, pengemudi jasa transportasi online yang ditumpangi mereka dengan sigap mencari rumah sakit terdekat.

Bunga pada malam itu dilarikan ke RS Islam Cempaka Putih. Bunga masih ingat betul bagaimana para tenaga medis menangani masalahnya. Cek jantung, tekanan darah, dan kadar oksigen. Perasaan panik dan takut menyelimuti hati Bunga.

Dokter akhirnya memperbolehkan pulang pada pukul 1 dinihari. Namun, Bunga justru meminta untuk istirahat (opname) saja, hal itu mengingat kondisi tubuhnya yang lemas, sehingga tidak sanggup untuk melanjutkan perjalanan ke Bekasi.

Dan pada keesokan harinya, Bunga bertemu dengan dokter spesialis penyakit dalam. Berdasarkan hasil diagnosa sang dokter, bunga dinyatakan terkena anxiety disorder.

Bunga mengaku, di awal �perkenalannya� dengan anxiety disorder, dirinya belum bisa mengendalikan kondisi ini. Walau sulit menerima 'teman baru' yang datang tanpa diundang ini, Bunga akhirnya mulai terbiasa dengannya.

Bunga mengaku dirinya berjibaku dengan tangisan dan kemarahan, namun disisi lain dirinya juga bisa merasakan kebahagiaan.

Tidak banyak orang yang paham akan kondisi Bunga ini. Namun yang sangat beruntungnya, Bunga dikelilingi oleh orang-orang yang sangat suportif. Mereka mau menemani dan mendengarkan setiap cerita, dan tidak melabeli apapun tentang kondisi Bunga.

Selama pengalamannya berkelanan dengan anxiety disorder, ada banyak hikmah dan pelajaran yang diperolehnya.

Halo Nama Saya Anxiety
Sumber gambar: Linkedin.com

Dengan terkena anxiety disorder, ada sebuah hikmah dan pelajaran bagus yang dipetik oleh Bunga, bahwa Dia bisa lebih mengenali dirinya lagi. Kesibukan di Jakarta dengan cita-cita yang terlalu jauh (berlebihan), menyita waktu kita untuk memperhatikan kebaikan diri kita sendiri.

Seringkali kita melakukan hal-hal tanpa mempertimbangkan apakah diri kita bahagia atau tidak dengannya. Mungkin jika diriku (Bunga) tidak mengalami anxiety, aku tidak akan pernah bisa mengenal baik tentang siapa diriku, dan bagaimana seharusnya aku merawat diriku.

Bunga baru bisa mengenal pribadi dirinya dengan sebenarnya setelah musibah yang dialaminya.

Setelah terkena anxiety, kehidupan Bunga tidak lagi terpaku untuk mengikuti tren, cita-cita dan impian seperti banyak orang. Sekarang, Bunga lebih suka untuk menjadi dirinya sendiri, dia lebih suka menyalurkan passion dan hobinya, daripada melakukan hal-hal yang tidak disukainya.

Setelah terkena anxiety, Bunga lebih banyak memberikan waktu dan perhatian untuk keluarga. Pada momen inilah, dirinya sadar bahwa keluarga adalah orang-orang yang bisa menerima dirinya apa adanya.

Bunga pun menyadari bahwa dirinya dan manusia-manusia lainnya adalah makhluk yang lemah, tidak berhak untuk sombong. Sehingga Bunga pun mengaku dirinya terus berusaha untuk lebih mendekatkan diri kepada sang pencipa langit dan bumi ini.

Sebuah perkataan yang sangat indah dari Bunga untuk mereka yang juga menderita anxiety disorder:

�Apabila anxiety disorder adalah kawan barumu, maka cobalah bicara dengannya dan kenali dia lebih dekat.

�Apa yang sedang coba ia katakan kapadamu tentang hidupmu?�

�Apakah ia sesungguhnya membawa pesan (hikmah) baik bagimu?�

�Berdamai dengan anxiety disorder adalah langkah pertama yang membantuku untuk bisa hidup bersamanya.�

�Kuharap aku juga bisa mengucapkan terima kasih pada 'temanku' itu, suatu hari nanti.�