Showing posts with label Penyakit. Show all posts
Showing posts with label Penyakit. Show all posts

10 Makanan yang Baik & Sehat Saat Diare

Penyakit diare menyebabkan penderitanya mengalami gangguan BAB, feses akan cenderung lembek/cair dan penderitanya akan lebih sering bolak-balik ke toilet.

Diare dapat dialami orang dewasa maupun anak-anak. Berikut gejala penyakit diare:
  • Feses cair atau lembek
  • Mual dan muntah
  • Perut terasa tidak nyaman
  • Gangguan nafsu makan
  • Sakit kepala
  • Rasa haus yang tidak wajar
  • Dehidrasi (kekurangan cairan tubuh)
  • Demam
  • Kram perut
  • Perut sering mulas sehingga sering ke toilet.

Seorang Lelaki Mengalami Diare
Seorang Lelaki Mengalami Diare | Photo credit: Shutterstock.com / By StockLite

Penderita diare hendaknya menjaga asupan makanannya. Beberapa makanan yang baik dikonsumsi oleh penderita diare, yaitu:

1. Sup Ayam

Seorang ahli gizi bernama Dr. Lisa Young merekomendasikan orang yang mengalami diare untuk mengkonsumsi sup ayam karena gizinya yang tinggi dan dapat mengembalikan cairan tubuh yang hilang akibat diare.

Dr. Lisa Young juga mengatakan bahwa penderita diare harus menghindari salad dan sayuran mentah.

Sup Ayam

Konsumsi sup ayam untuk menghindari dehidrasi. Selain itu, sup dengan kaldu ayam memberikan kenyamanan pada perut.

Anda bisa mencampuran sayuran ataupun kacang merah sehingga memberikan nilai gizi lebih besar.

Sup ayam mengandung lemak yang dapat meredakan derita diare. Hangatnya sup akan membunuh bakteri (yang memicu diare) serta mengurangi rasa tidak nyaman dan melilit di perut.

2. Kentang Rebus

Konsumsi kentang rebus dapat membantu meringankan gejala diare yang tidak nyaman. Kentang dikupas dan direbus.

Kentang merupakan salah satu makanan bergizi tinggi. Yang harus diingat adalah cara mengolah kentang, jangan sampai makanan bergizi ini berubah menjadi junk food karena cara mengolah yang salah.

Agar kentang menjadi makanan sehat maka diolahnya dengan cara direbus.


3. Pisang

Pisang mudah dicerna dan memiliki tekstur yang lembut. Mengonsumsi pisang memberikan rasa kenyang tanpa memberatkan kerja organ pencernaan tubuh.

Pisang

Selain itu, pisang kaya akan potasium yang bermanfaat untuk mengembalikan elektrolit tubuh yang hilang.

Pisang mengandung tinggi pektin yang bermanfaat untuk membantu penyerapan cairan di usus, hal ini nantinya berguna agar melancarkan pergerakan feses.

Pisang sudah umum diketahui bermanfaat untuk meredakan masalah konstipasi maupun diare.

4. Madu

Konsumsi madu memberikan banyak manfaat kesehatan, termasuk berkontribusi dalam menyembuhkan penyakit diare.

Merebus secangkir air dan mengaduknya dengan beberapa sendok madu asli membantu menyembuhkan penyakit usus.

Bahkan sebagian pihak ada yang mengklaim madu bisa meringankan sakit lambung, namun WebMD mencatat bahwa penelitian tentang manfaat madu ini masih terbatas, masih perlu lebih banyak informasi untuk membuktikan klaim ini.

Disamping itu semua, minum madu dalam secangkir air hangat bisa menghidrasi tubuh, dan membantu menyembuhkan atau meredakan diare.

Madu melawan bakteri penyebab diare. Penelitian secara klinis menemukan bahwa madu murni memiliki aktifitas untuk membunuh bakteri.

Madu memiliki sifat prebiotik yang akan membunuh kuman dan mencegah perkembang-biakan bakteri penyebab diare.

5. Nasi Putih

Penderita diare bisa mengonsumsi nasi putih karena tinggi karbohidrat dan mudah dicerna tubuh. Nasi berkontribusi untuk mengurangi cairan pada feses.

National Digestive Diseases Information Clearinghouse merekomendasikan konsumsi nasi untuk membantu meredakan diare. Konsumsilah nasi dalam jumlah moderat (jangan berlebihan).

Konsumsi nasi jangan disertai dengan lauk pauk yang berminyak, berlemak dan pedas.

Jika diare yang diderita kondisinya membaik setelah makan nasi, maka lanjutkan. Adapun jika diare tidak kunjung membaik atau bahkan memburuk, maka hendaknya pergi ke dokter.

6. Roti Putih, Pancake, atau Pasta

Meskipun gandum pilihan yang bagus, tapi lebih baik makan roti putih dan bahan tepung putih lainnya (seperti pancake dan pasta) saat Anda terkena diare.

Roti putih lebih mudah dicerna bagi penderita diare. Sebenarnya roti tawar ini merupakan olahan tepung terigu yang hampir sama dengan nasi, di dalamnya terdapat kandungan serat dan karbohidrat sederhana.

Agar lebih nikmat dan menenangkan, Anda bisa konsumsi roti tawar ditemani teh hangat saat sore hari.

loading...

7. Yogurt

Penderita diare disarankan mengonsumsi makanan dengan kandungan probiotik, salah satunya yoghurt.

Yogurt

Sebuah tinjauan kesehatan yang diterbitkan di Journal of Clinical Gastroenterology pada tahun 2011, menyimpulkan bahwa asupan probiotik berkontribusi dalam meredakan penykait diare.

Probiotik bekerja dengan cara menghasilkan senyawa kimia untuk menghacurkan toksin penyebab diare yang diproduksi bakteri jahat.

Yogurt lebih mudah dicerna daripada susu. Kadar laktosa pada yogurt lebih sedikit dibandingkan susu.

Yogurt meningkatkan kekebalan dan membantu memulihkan infeksi pencernaan. Bahkan disebutkan bahwa yogurt ampuh untuk dijadikan obat alami diare.

Yogurt bisa Anda konsumsi saat diare, tapi yang penting adalah Anda harus tetap minum air putih yang cukup.

8. Telur Asin

Pada dasarnya, agar diare bisa segera sembuh maka pilihlah asupan yang sehat dan bergizi, disamping juga air putih yang cukup.

Mengenai telur asin yang mengandung garam, memiliki kegunaan seperti cairan oralit. Keduanya mengandung bahan dasar yang sama berupa garam, air dan gula, yang mengatasi dehidrasi dan meredakan sakit diare.

Telur asin mengandung protein tinggi untuk memenuhi kebutuhan gizi harian tubuh. Telur memiliki tekstur halus, lunak dan rendah serat sehingga saluran cerna lebih lambat memprosesnya.

Hanya saja perlu diketahui, telur asin tidak mampu dijadikan andalan utama dalam mengobati diare melainkan hanya membantu saja.

Telur asin hanya berfungsi untuk mengurangi tingkat keparahan diare. Konsumsinya hendaknya dikombinasikan dengan asupan sehat lainnya.

9. Daging Ayam

Dengan sifatnya yang hambar, ayam putih daging kukus merupakan sumber protein yang mudah dicerna.

Hindari menambahkan minyak atau mentega saat memasak ayam. Jika Anda tidak memiliki pengukus, maka boleh memanggang ayam sebagai gantinya.

Daging ayam kukus yang lembut menjadi makanan yang cocok untuk dimakan oleh penderita diare.

10. Pola makan BRAT

BRAT singkatan dari banana (pisang), rice (nasi), applesauce (saus apel) dan toast (roti panggang). Saus apel yang dimaksud yaitu apel yang dihaluskan, bukan dijus

Jenis-jenis makanan pada pola makan BRAT lebih mudah dicerna dan juga memadatkan tinja, hal ini penting agar mencegah kekurangan cairan dan mencegah diare berkelanjutan.

Sumber kalori dari pola makan BRAT yaitu roti dan nasi. Kedua jenis asupan tersebut berupa karbohidrat sederhana yang mudah dicerna tubuh.

Adapun buah apel dan pisang memiliki khasiat dalam menjaga kesehatan pencernaan tubuh. Buah pisang dapat membantu penyerapan air pada tinja, selain itu pisang kaya akan potassium.

Adapun buah apel memiliki kandungan air dan pektin yang bermanfaat untuk membantu meredakan penyakit diare.

Pola makan BRAT berupa nasi, pisang, apel dan roti. Selain itu juga makanan-makanan yang mudah dicerna.

BRAT bisa diterapkan pada orang dewasa maupun anak-anak dalam mengatasi masalah diare.

Pola makan BRAT bukan untuk dilakukan dalam jangka panjang, sebenarnya dilakukannya cukup 1-2 hari saja setelah gejala diare diketahui muncul.


Makanan Pantangan Saat Diare

Makanan yang perlu dihindari penderita diare yaitu makanan dengan rasa sangat pedas dan asam.

Dari laman Healthline.com, berikut beberapa makanan yang harus dihindari saat Anda mengalami diare (karena bisa memperburuk diare):
  • Semua jenis buah jeruk
  • Susu dan produk susu (tidak termasuk yogurt)
  • Makanan pedas
  • Makanan yang digoreng, berlemak, berminyak.
  • Sayuran mentah
  • Ikan sarden
  • Jagung
  • Buah berry, nanas, ceri, ara, anggur dan kismis
  • Minuman bersoda
  • Alkohol
  • Kopi (dibatasi)
  • Pemanis buatan, seperti sorbitol

Kapan Mengunjungi Dokter

Umumnya kasus diare dapat diobati di rumah dengan obat OTC, istirahat, dan konsumsi makanan sehat.

Hubungi dokter Anda jika penyakit diare berlangsung cukup lama, diare berlangsung 2-3 hari tanpa ada perbaikan kondisi, mengalami dehidrasi parah, nyeri perut yang parah, demam 39� Celsius atau lebih, dan tinja berwarna hitam (berdarah).

Referensi Lainnya:

Bahaya Merokok pada Sistem Tubuh, Banyak yang Belum Tahu!

Perokok sulit berhenti merokok walalupun sudah ada banyak himbauan tentang segudang bahaya rokok.

Umumnya efek buruk merokok tidak langsung terasa, namun sifatnya jangka panjang.

Rokok
Photo credit: Maxpixel.net

Jika dampak buruk merokok telah muncul, maka menimbulkan penderitaan yang berat. Selain itu, penyakit akibat kebiasaan merokok biasanya sulit disembuhkan.

Munculnya penyakit akibat merokok seringnya pada usia tua (45 tahun keatas), walaupun akhir-akhir ini sudah muncul banyak kasus orang-orang yang terkena dampak buruk merokok pada usia muda.

Merokok menyebabkan kerusakan pada sistem saraf pusat secara perlahan

Di dalam rokok terdapat zat nikotin yang bisa mencapai otak dalam beberapa detik lalu menimbulkan rasa semangat, tapi hanya sementara.

Setelah efek semangat tersebut menghilang, maka yang muncul yaitu mudah merasa lelah dan timbul rasa candu.

Zat nikotin memiliki efek candu. Hal inilah yang menyebabkan banyak perokok yang kesusahan untuk bisa berhenti merokok.

Jika sudah sering mengonsumsi nikotin, bahayanya sangat banyak yaitu menurunnya fungsi kognitif,  sering stres, timbul kecemasan yang parah, dan mudah terpancing emosi (marah-marah).

Merokok Merusak Sistem Pernapasan

Zat-zat yang terdapat di dalam rokok sangat membahayakan kesehatan dan fungsi organ paru-paru.

Di dalam rokok terkandung zat berbahaya seperti tar, nikotin, dll. Jika zat-zat tersebut mengenai paru-paru maka dapat merusak organ tersebut.

Paru-paru merupakan organ yang sangat penting, jika paru-paru tertutup secara terus-menerus oleh nikotin maka dampaknya sangat buruk.

Asap rokok mengandung 7.000 zat kimia dan terdapat 69 bahan karsinogenik yang menyebabkan penyakit kronik.

Merokok awalnya akan mengganggu fungsi silia. Silia yang sering disebut bulu getar berfungsi sebagai pembersih saluran napas, yang akan menangkal masuknya benda asing ke saluran napas bagian dalam.

Ribuan zat kimia yang terkandung di dalam asap rokok akan dianggap sebagai benda asing dan disaring oleh silia. Hal ini membuat silia akan bekerja terlalu keras.

Jika kebiasaan merokok berlangsung dalam waktu lama, menyebabkan fungsi silia menurun, hingga akhirnya tidak lagi berfungsi.

Dampaknya perokok akan sering batuk dan sering mengeluarkan dahak. Lebih buruk lagi, perokok akan terkena resiko penyakit bronkitis kronis, PPOK, hingga kanker paru-paru.

PPOK adalah penyempitan saluran napas kronik. Jika semakin sering frekuensi merokok maka resiko PPOK semakin tinggi.

Perokok juga berisiko terkena kanker paru-paru. Lebih dari 80% penderita kanker paru-paru pada pria disebabkan oleh kebiasaan merokok.

Merusak Sistem Kardiovaskular

Kandungan nikotin di dalam rokok dapat membahayakan sistem kardiovaskular. Dampak zat berbahaya tersebut adalah menyempitkan penyempitan pembuluh darah sehingga aliran darah di dalam tubuh terhambat.

Penyempitan pembuluh darah lama kelamaan menyebabkan peripheral arterial dan gangguan jantung secara umum.

Komplikasi yang bisa muncul yaitu melemahnya dinding pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah dan terjadi penggumpalan darah. Jika ini terjadi bisa menyebabkan resiko penyakit stroke.

Kerusakan Kulit Tubuh

Kebiasaan merokok menyebabkan perubahan pada struktur kulit. Bahkan penelitian menunjukan bahwa merokok bisa menyebabkan risiko kanker kulit.

Zat-zat di dalam rokok menimbulkan efek negatif pada penampilan kuku, rambut (kebotakan), dan kulit tubuh.

Gangguan lainnya yang ditimbulkan rokok:
  • Gangguan sistem pencernaan tubuh.
  • Resistensi insulin penyebab diabetes tipe 2.
  • Gangguan (menurunnya) hormon s*ks.

Berkeringat Banyak Saat Tidur di Sepanjang Malam Tidak Wajar, Kenapa?

Setiap hari tentu kita berkeringat. Jika tidak pernah atau sangat jarang berkeringat, maka itu tidaklah sehat.

Umumnya kita berkeringat setelah melakukan kegiatan olahraga, ini sangat bagus.

Berkeringat Saat Tidur
Photo credit: Gettyimages.com

Hanya saja munculnya keringat dalam kondisi tertentu perlu diwaspadai. Munculnya keringat dalam jumlah banyak saat tidur bisa menandakan suatu penyakit.

Keringat yang muncul saat tidur terlihat tidak normal, apalagi keluarnya keringat dalam jumlah banyak yang menyebabkan baju dan bantal tidur menjadi basah kuyup.

Berkeringat Saat Tidur Bisa Jadi Pertanda Penyakit

Berkeringat saat tidur bisa menandakan beberapa jenis gangguan seperti hipoglikemia, hiperhidrosis, gangguan hormon, infeksi, menopause, hingga yang terburuk yaitu kanker.

Hipoglikemia
Hipoglikemia adalah gangguan kesehatan akibat kadar gula dalam darah yang rendah. Hipoglikemia dapat dialami penderita diabetes jika sering menggunakan obat-obatan yang mendorong tingginya produksi insulin.

Jika jumlah insulin terlalu banyak menyebabkan kadar gula darah menurun drastis.

Hipoglikemia juga dapat terjadi akibat olahraga berlebihan. Jika Anda sering berkeringat saat tidur malam, mudah lelah, pucat dan susah berkonsentrasi, itu menjadi tanda-tanda Anda terkena hipoglikemia.

Dampak buruk hipoglikemia yaitu menyebabkan tubuh dan pikiran tidak berfungsi dengan baik.

Penderita hipoglikemia harus berhati-hatilah saat menyetir, hentikan kendaraan jika mengalami serangan hipoglikemia. Lakukan penanganan secepat mungkin.

Hiperhidrosis
Hiperhidrosis adalah kondisi kelenjar keringat bekerja terlalu aktif yang dampaknya keringat mudah sekali muncul, walaupun sedang tidak berolahraga.

Orang yang terkena hiperhidrosis berkeringat lebih banyak. Keringat bisa memenuhi seluruh tubuh hingga membasahi bagian tertentu dari pakaian.

Hiperhidrosis bisa berpengaruh buruk terhadap kualitas hidup penderitanya, yang menimbulkan perasaan tidak nyaman, gelisah, depresi, hingga masalah kulit tubuh.

Dokter melakukan penanganan penyakit hiperhidrosis dengan memberikan obat antiperspirant. Obat ini mengandung alumunum klorida yang menghambat fungsi kelenjar keringat sehingga mencegah produksi keringat yang terlalu banyak.

Dalam kondisi tertentu dokter memberikan rekomendasi perawatan berupa terapi microwave, suntikan botulinum toksin, hingga operasi.

Gangguan Hormon
Munculnya keringat saat tidur bisa menandakan adanya gangguan homon di dalam tubuh. Dimana terkadang gangguan hormon menimbulkan gejala keringat berlebih.

Gejala keringat berlebihan tersebut juga termasuk saat malam hari (tidur). Gangguan hormon yang menimbulkan gejala keringat berlebih sering disebut dengan hipertiroidisme.

Infeksi
Sebagian jenis infeksi bisa menyebabkan meunculnya keringat saat tidur. Jenis-jenis infeksi tersebut yaitu abses, osteomielitis (infeksi tulang), TBC (infeksi tuberculosis) dan endokarditis (peradangan pada jantung).

Kanker Limfoma Hodgkina
Kanker merupakan penyakit yang sangat menakutkan. Tidak sedikit kasus orang-orang yang meninggal dunia karena baru menyadari terkena kanker setelah tingkat stadium lanjut.

Salah satu gejala awal kanker yaitu berkeringat saat malam hari. Umumnya gejala dialami oleh penderita kanker limfoma hodgkin.

Kanker ini berkembang pada sistem limfatik. Dimana sistem tersebut salah satu bagian dari sistem imun tubuh.

Selain keringat dalam jumlah yang banyak, gejala lain kanker ini yaitu munculnya benjolan pada leher yang menimbulkan rasa sakit.

Gejala lain yang muncul yaitu penurunan berat badan secara drastis, sakit kepala, dan gatal-gatal pada banyak bagian tubuh.

Penyebab Lain Munculnya Keringat Saat Tidur

Selain itu, mengonsumsi obat-obatan tertentu bisa menyebabkan tubuh berkeringat saat tidur. Obat-obatan yang menimbulkan efek samping seperti itu yaitu antidepresan, paracetamol dan obat-obat yang berfungsi untuk meredakan demam.

Mengonsumsi makanan pedas dan minuman panas pada malam hari bisa menyebabkan munculnya keringat saat tidur.

Kondisi ruangan yang panas juga bisa menyebabkan keringat.

Kesimpulannya, jika Anda berkeringat saat tidur di malam hari, maka perhatikan apakah terdapat gejala-gejala tertentu yang mengarahkan tubuh terkena penyakit.

Jika keringat saat tidur sering terjadi tanpa adanya sebab yang jelas, hendaknya Anda memeriksakan diri ke dokter.

Peneliti: Polusi Udara Menyebabkan Otak Bodoh (Kecerdasan Menurun)

Sudah umum diketahui bahwa polusi udara berdampak buruk untuk kesehatan tubuh.

Bahkan paparan radikal bebas akibat polusi udara bisa menyebabkan resiko penyakit berbahaya seperti kanker, penyakit jantung dan paru-paru.

Selain itu, polusi udara juga menyebabkan dampak buruk pada keshatan dan fungsi otak.

Polusi Udara
Photo: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Air_pollution.jpg

Penelitian menemukan bahwa terkena paparan polusi udara terbukti menyebabkan penurunan fungsi kognitif, serta penurunan kemampuan verbal dan matematika (yang diketahui dari tes-tes yang dilakukan peneliti).

Pada sebuah survei besar di China, diketahui ada sekitar 32 ribu orang di atas usia 10 tahun mengalami penurunan skor dari tes verbal dan matematika. Ilmuwan menyebutkan bahwa penurunan ini akibat kualitas udara yang buruk.

Polusi udara juga sering dikaitkan dengan resiko penyakit jantung dan paru-paru, itu merupakan jenis penyakit sangat berbahaya.

Peneliti di American Association for the Advancement of Sciences (AAAS) menjelaskan tentang dampak buruk polusi udara pada perkembangan otak.

Bahkan penelitian lab menunjukan polusi udara dapat menyebabkan resiko kelainan otak (diantaranya autis dan schizophrenia).

Selain itu, peneliti memperkirakan kondisi polusi udara yang terus meningkat berhubungan dengan peningkatan kasus penyakit sistem saraf pusat.

Hasil penelitian lab juga menunjukan bahwa polusi udara menyebabkan ventriculomegaly (pembesaran ventrikel otak) yang terkait dengan beberapa jenis gangguan otak seperti alzheimer dan kelainan bipolar.

Dari laman Reliefweb.int, UNICEF menyebutkan hampir 17 juta bayi di bawah usia satu tahun tinggal di wilayah dengan kondisi polusi udara yang sangat tinggi dan mengkhawatirkan (enam kali lebih tinggi dari batas internasional).

Dampak buruknya adalah anak-anak atau bayi yang menghirup udara beracun (polusi udara) beresiko mengalami gangguan perkembangan otak yang serius.

Menghirup polusi udara dapat merusak jaringan otak dan merusak perkembangan kognitif, terutama pada anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Tingkatkan kesehatan anak-anak secara keseluruhan, usahakan menempatkan anak yang sedang dalam masa pertumbuhan di daerah dengan kualitas udara yang baik, dan khusus pada bayi berikan ASI eksklusif dan nutrisi yang baik.

Anda bisa mengajak anak-anak berekreasi ke tempat-tempat yang hijau seperti pegunungan, taman kota dan semacamnya.

Konsumsilah makanan yang kaya antioksidan untuk menagkal efek buruk dari polusi udara. Makanan kaya akan antioksidan yaitu jeruk, bayam, brokoli dan tomat.

Manfaat senyawa antioksidan juga menjaga kesehatan paru-paru dari kerusakan akibat polusi dan membantu meningkatkan glutation.

Glutation adalah agen detoksifikasi yang berfungsi untuk membantu sel tubuh melawan zat karsinogen dan logam berat (seperti merkuri dan timbal).

Hindari sebisa mungkin lokasi yang tinggi polusi udaranya, karena ilmuwan telah menjelaskan bahwa semakin lama seseorang terpapar dengan udara kotor maka akan semakin menurunkan tingkat kecerdasan, menurunkan kemampuan berbahasa, dan menurunkan kemampuan kognitif secara umum.

Ciri-Ciri Perut Kembung Tidak Normal, Bisa Mengarah Penyakit Berbahaya

Saat kembung, perut akan terasa penuh atau juga bergas. Pada dasarnya masalah perut kembung dapat pulih dengan sendirinya.

Beberapa penyebab munculnya rasa kembung pada perut yaitu telalu banyak minum air, adanya gangguan pencernaan, atau juga karena sedang dalam masa haid.

Perut Kembung
Photo credit: Shutterstock.com / By Billion Photos

Hanya saja ketika Anda mengalami perut kembung, Anda tetap harus memperhatikannya dengan baik (jangan mengabaikannya).

Perut kembung biasanya terjadi karena masuk angin, sehingga seringkali orang-orang menyepelekan masalah perut kembung. Padahal, tidak semua perut kembung disebabkan oleh masuk angin atau hal-hal ringan.

Tetap Berhati-Hati
Perut kembung bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang serius jika terdapat gejala-gejala yang tidak wajar.

Apa saja ciri-ciri perut kembung yang tidak wajar (tidak normal)?

Perut kembung yang dialami bisa saja menjadi tanda penyakit celiac, jika perut kembung yang dialami disertai dengan masalah penurunan berat badan secara drastis.

Penyakit celiac merupakan semacam penyakit autoimun, yang dampaknya bisa merusak lapisan usus halus dan mengganggu proses penyerapan nutrisi di dalam tubuh.

Selain penurunan berat badan secara tidak wajar (drastis), berikut ciri-ciri lainnya perut kembung yang tidak normal:
  • Mengalami kram perut yang parah di sisi kiri bawah perut. Ini bisa menjadi pertanda diverkulitis.
  • Mengalami nyeri panggul. Ini bisa menjadi pertanda kanker ovarium.
  • BAB berdarah. Ini bisa menjadi pertanda adanya peradangan pada usus.
  • Keputihan yang berbau tidak sedap.

Keterangan Tambahan
Diverkulitis adalah peradangan (atau infeksi) yang terjadi pada satu atau lebih kantong kecil di saluran pencernaan.

Perut kembung yang disertai dengan nyeri panggul bisa menjadi tanda kanker ovarium, beberapa hal lain yang mungkin dirasakan yaitu rasa kenyang padahal baru akan makan, dan ingin BAB setelah makan.

Hal ini terjadi karena penumpukan cairan di perut (asites) dan adanya tekanan akibat ovarium yang membesar mengarah ke bagian perut atau panggul.

Jika Perut kembung disertai BAB berdarah, itu bisa menjadi pertanda peradangan usus ataupun penyakit crohn. Tanda lain yang mungkin muncul yaitu ruam kemerahan pada kulit dan tubuh mudah lelah.

Jika perut kembung disertai keputihan berbau tidak sedap, itu bisa menjadi tanda penyakit radang panggul.


Perut Kembung Bisa Menjadi Tanda Penyakit Jantung

Anda harus berhati-hati jika gejala perut kembung terus terjadi, ada kemungkinan itu merupakan tanda adanya kelainan jantung.

Pembuluh darah LAD (Left Anterior Descending) merupakan pembuluh darah yang menuju ke bagian depan dan bawah jantung.

Jika terjadi hambatan atau penyumbatan pada pembuluh darah LAD, dampaknya memang menimbulkan gejala yang agak sama dengan gejala masuk angin.

Namun bersamaan dengan itu, muncul rasa tidak nyaman pada lambung. Beberapa gejala lain yang mungkin terjadi yaitu denyut nadi yang cepat dan munculnya keringat dingin.

Jika Anda mengalami beberapa gejala berupa kembung pada perut, merasa masuk angin, rasa sakit pada lambung, denyut nadi sangat cepat dan muncul keringat dingin, itu bisa menjadi tanda kelainan jantung.

Perut Kembung Bisa Menjadi Tanda Gangguan Lambung

Perut kembung bisa terjadi akibat menurunnya kinerja lambung, proses pengosongan lambung yang melambat (gangguan), atau melemahnya kontraktilitas lambung.

Terjadinya perut kembung bisa karena adanya permalasahan pada enzim di lambung. Peran enzim yaitu menghancurkan makanan untuk masuk ke sistem pencernaan tubuh.

Jika terjadi kekurangan jumlah enzim di dalam lambung, menyebabkan proses pencernaan makanan berjalan tidak baik (fungsi pencernaan tubuh tidak maksimal).

Gangguan lambung bisa semakin buruk akibat kurangnya aktivitas fisik sehingga proses metabolisme tubuh sangat lambat.

Hal Penting Lainnya

Jika Anda mengalami perut kembung maka perhatikan gejala dengan baik. Pastikan perut kembung yang dialami masih menampakan gejala-gejala yang wajar, bukan mengarah ke penyakit serius tertentu.

Saat mengalami perut kembung, hindari minuman bersoda dan beralkohol.

Selain itu hindari asupan kurang sehat seperti junk food, gorengan, makanan instan, serta makanan tinggi kandungan minyak dan lemak.

Referensi:
Andini, Widya Citra. Hello Sehat (hellosehat.com). Jangan Anggap Sepele, Ini 5 Ciri Perut Kembung yang Tidak Normal. Direview oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum. Diakses 1 September 2018.
Dokter Sehat (doktersehat.com). Perut Kembung Bisa Jadi Gejala Penyakit Jantung!. Diakses 1 September 2018.

Cara Menghilangkan Bau Mulut Karena Gigi Berlubang

Bau mulut memang sangat tidak menyenangkan dan mengganggu, serta menyebabkan minder saat bertemu orang-orang.

Para ilmuwan telah menjelaskan bahwa umumnya bau mulut ditimbulkan dari adanya gangguan pada kesehatan gigi dan mulut.

Ilustrasi Bau Mulut
Photo: https://www.flickr.com/photos/135213460@N06/21473796202

Umumnya bau mulut berasal dari penumpukan bakteri di mulut, yaitu ketika terjadi masalah gigi berlubang.

Kondisi gigi berlubang menyebabkan penumpukan bakteri dan peradangan yang menyebabkan timbulnya bau yang mengganggu.

Anda bisa menghilangkan bau mulut akibat gigi berlubang. Tentunya hal yang harus dilakukan yaitu mengobati dan merawat gigi yang berlubang secara rutin.

Ketahui tingkat keparahan gigi berlubang yang dialami, karena bentuk perawatan sangat ditentukan dari tingkat keparahannya.

Perawatan dengan Fluoride
Jika gigi berlubang yang dialami masih dalam tahap awal (belum parah) maka untuk menanggulanginya dengan melakukan hal sederhana, yaitu perawatan dengan fluoride.

Beberapa bentuk perawatan flouride bermacam-macam, dimana terdapat produk fluoride cair, busa, gel, maupun pernis yang nantinya digosokkan pada gigi.

Zat fluoride ini memiliki fungsi penting dalam mengatasi masalah gigi berlubang, yang memulihkan email gigi (lapisan luar gigi) bermasalah.

Zat fluoride berfungsi untuk memperbaiki atau menutup lubang kecil di gigi, sehingga Anda dapat tercegah dari masalah gigi berlubang yang serius.

Tambal Gigi
Tambal gigi dilakukan jika lubang pada gigi kondisinya mulai mengarah ke tingkat parah. Tambal gigi bertujuan untuk mengisi sesuatu pada lubang gigi (karies).

Sesuatu yang ditambal pada lubang gigi yaitu bahan khusus yang steril. Tambal gigi hanya boleh dilakukan oleh ahlinya, yaitu dokter gigi.

Tambal gigi menjadi prosedur medis yang perlu dilakukan ketika kerusakan gigi telah berkembang melewati (lebih) dari tahap awal.

Terdapat beberapa metode penambalan pada gigi. Beberapa bahan tambalan yang mungkin ditawarkan pada pasien yaitu komposit resin, porcelain atau amalgam.

Pemilihan bahan tambalan juga berdasarkan hasil diagnosis (pemeriksaan) dokter dan berdasarkan kondisi gigi pasien.


Crown Gigi
Pemasangan dental crown baru dilakukan jika gigi berlubang atau kerusakan gigi semakin meluas sehingga menyebabkan masalah gigi yang rapuh.

Perawatan ini dilakukan untuk menjaga gigi agar tidak semakin parah kondisinya, serta memperbaiki tampilan gigi.

Selain itu terdapat perawatan saluran akar gigi, perawatan ini dilakukan jika kondisi gigi berlubang bisa sampai mengakibatkan kerusakan yang cukup parah di saraf gigi dan lapisan gigi bagian dalam.

Cabut gigi
Cabut gigi dilakukan jika kondisi gigi berlubang sudah sangat parah dan tidak bisa diperbaiki lagi.

Membersihkan Lidah

Ada kemungkinan bau mulut juga muncul akibat tidak pernah membersihkan lidah, Anda tampaknya perlu melakukan ini.

Umumnya orang sudah tahu tentang keharusan menggosok gigi minimal dua kali dalam sehari, tapi tak semuanya rutin menggosok lidah.

Kebersihan lidah tidak kalah penting dari kebersihan gigi. Dimana lidah bisa menjadi tempat tumbuhnya bakteri, yang akhirnya menyebabkan napas bau.

American Dental Association menjelaskan bahwa dengan membersihkan lidah mampu menurunkan bau mulut hingga 70%.

Cara Mengetahui Apakah Anda Mengalami Bau Mulut

Tidak selalu mudah untuk bisa mengetahui apakah Anda sedang mengalami bau mulut. Orang lain mungkin mengetahuinya tapi mereka merasa tidak enak untuk memberi tahu Anda.

Tes sederhana untuk mengetahui apakah Anda terkena bau mulut, yaitu dengan cara menjilat bagian dalam pergelangan tangan dengan punggung lidah.

Setelah itu tunggu beberapa detik sampai air liur mengering. Jika pergelangan tangan berbau, maka kemungkinan napas juga berbau tidak enak.

Penutup

Sangat penting untuk memperhatikan kebersihan mulut sehingga masalah bau mulut dapat teratasi dengan baik.

Pastikan Anda secara rutin sikat gigi, minimal Anda sikat gigi sebanyak dua kali dalam sehari. Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride.

Usahakan untuk menggunakan sikat gigi yang lembut, hal ini untuk keamanan dan kenyamanan gigi. Gantilah sikat gigi setiap tiga bulan.

Jika ada sesuatu di sela gigi, maka Anda bisa menggunakan benang gigi untuk membuang atau membersihkannya.

Jika malas menggunakan benang gigi bahkan malas menyikat gigi, menyebabkan sisa makanan tetap berada di mulut, hal ini nantinya dapat mengakibatkan pertumbuhan bakteri di antara gigi, sekitar gusi, dan lidah, yang kemudian memicu bau mulut.

Membilas mulut dengan cairan antibakteri dapat membantu mengurangi bakteri. Obat kumur antiseptik membantu menghilangkan bakteri yang menyebabkan bau mulut.

Anda perlu membatasi konsumsi minuman dan makanan manis, seperti permen, kue manis, minuman bersoda, teh, kopi dan semacamnya.

Usahakan untuk berhenti merokok, hal itu karena aktivitas merokok menimbulkan dampak buruk berupa kerusakan gusi, munculnya bau mulut, dan juga akan mengotori gigi.

Hendaknya mengonsumsi sayur dan buah-buahan berserat serta memperbanyak minum air putih, karena dapat membantu membersihkan gigi.

Pertimbangkan makan wortel, seledri, atau irisan apel. Seledri akan membersihkan mulut Anda.

Sangat penting menjaga kebersihan mulut dengan baik, dan juga lakukan kunjungan rutin ke dokter gigi Anda (setiap enam bulan sekali).

Apa Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kanan? Cara Mengobatinya?

Sakit kepala sudah umum diketahui dialami banyak orang. Salah satu kondisinya yaitu sakit kepala yang hanya terasa di bagian kanannya.

Sakit kepala sebelah kanan kemungkinan akan disertai dengan gejala-gejala seperti rasa mual, mudah lelah dan gangguan penglihatan.

Ilustrasi Sakit Kepala
Ilustrasi Sakit Kepala | Photo credit: Maxpixel.net

Beberapa penyebab sakit kepala sebelah kanan, yaitu:
  • Sering stres ataupun terlalu banyak pikiran.
  • Telat makan.
  • Tubuh terlalu kelelahan.
  • Adanya gangguan pada otot leher.
  • Efek samping obat tertentu, misalnya obat pereda nyeri.
  • Penggunaan obat sakit kepala secara berlebihan.
  • Faktor gangguan neurologis.
  • Adanya infeksi sinus dan alergi. Sakit kepala akibat infeksi sinus terjadi karena peradangan yang meinimbulkan tekanan pada bagian belakang dahi dan tulang pipi.

Sakit kepala bisa muncul akibat penggunaan obat berlebihan, seperti aspirin, acetaminophen (Tylenol) dan ibuprofen.

Apa saja jenis sakit kepala yang hanya mempengaruhi sisi kanan?

Sebenarnya terdapat lebih dari 300 jenis sakit kepala, sekitar 90% diantaranya belum diketahui penyebabnya.

Migrain dan sakit kepala klaster merupakan contoh dari jenis sakit kepala yang mempengaruhi bagian kanan kepala saja.

Orang yang mengalami migrain umumnya merasa tidak kuat dengan paparan cahaya yang silau dan suara yang keras. Selain itu, penderita juga bisa mengalami mual, muntah dan penglihatan kabur.

Munculnya migrain atau sakit kepala secara umum dapat dipicu oleh:
  • Kondisi tubuh yang kelelahan.
  • Perubahan cuaca secara ekstrem.
  • Mendengar suara keras.
  • Terkena cahaya terang (silau).
  • Mengalami stres.
  • Mengonsumsi alkohol, rokok, coklat, keju.
  • Melewatkan waktu makan.
  • Mencium bau yang tajam.
  • Kekurangan tidur ataupun terlalu banyak tidur.

Perawatan dini sakit kepala migrain sangatlah penting agar kondisi tidak semakin parah.

Perawatan termasuk OTC atau obat resep, oleh karena itu jika Anda mengalami sakit kepala sebelah kanan akibat migrain maka perlu pergi ke dokter.


Sakit Kepala Klaster

Sakit kepala cluster juga menyebabkan munculnya rasa sakit kepala pada bagian kanan saja.

Sakit kepala cluster terjadi secara intens dan umumnya muncul rasa sakit yang parah di sekitar satu mata, yang juga mungkin menyebar ke wajah, leher dan bahu.

Gejala lain sakit kepala klaster, yaitu:
  • Muncul rasa gelisah ataupun tidak nyaman.
  • Muncul keringat di wajah.
  • Mata merah atau berair.
  • Hidung tersumbat, bahkan bisa berair.
  • Kulit terlihat pucat ataupun memerah.
  • Muncul bengkak di sekitar mata yang terkena sakit.

Walaupun penyebab pasti sakit kepala klaster belum diketahui, tapi beberapa kebiasaan buruk seperti merokok dan minum-minuman keras dapat meningkatkan resiko sakit kepala klaster.

Tidak ada pengobatan khusus untuk kondisi ini, namun perawatan bisa meredakan sakit kepala klaster.

Bagi Anda yang terkena sakit kepala kluster maka hindari gaya hidup buruk seperti merokok, minum-minuman beralkohol dan semacamnya.

Jenis Sakit Kepala Tegang Juga Bisa Menyebabkan Sakit Kepala Bagian Kanan Saja

Sakit kepala tegang umumnya mempengaruhi kedua sisi kepala, tapi terdapat beberapa kasus bahwa sakit kepala tegang hanya mempengaruhi satu sisi saja.

Gejala sakit kepala tegang yaitu rasa kaku atau tekanan di dahi, sisinya, ataupun belakang kepala. Selain itu, otot bahu dan leher juga terasa kaku.

Gejala tersebut kemunculanya bisa beberapa menit ataupun hingga beberapa jam sampai akhirnya mereda.

Terkadang sakit kepala tegang bisa diobati dengan obat penghilang nyeri (OTC). Jika Anda sering sakit kepala tegang, tampaknya perlu untuk memperbaiki pola hidup.

Penutup

Apapun jenis sakit kepalanya, jika sakit kepala dari hari ke hari semakin parah atau memburuk, hendaknya pergi ke dokter.

Beberapa tips untuk mengatasi sakit kepala, yaitu:
  • Tidur siang selama 20-90 menit (tergantung kondisi).
  • Kompres hangat (atau bisa juga suhu biasa) ke belakang leher.
  • Minum air putih untuk menghindari masalah dehidrasi.
  • Hirup minyak esensial yang membuat nyaman, sehingga meringankan sakit kepala.
  • Hindari makanan pemicu sakit kepala, seperti MSG, kafein dan alkohol.
  • Jangan berfikir terlalu keras.
  • Hindari stres.
  • Hindari cahaya terang, disko (berkedap kedip)
  • Hindari suara keras (misalnya di pasar).
  • Hindari posisi membungkuk, karena menyebaban ketegangan otot.
  • Disarankan mandi air hangat.
  • Kurangi penggunaan gadget, TV, komputer dan sebagainya.
  • Gunakan aromaterapi seperti lavender, eucalyptus, peppermint untuk meredakan sakit kepala tegang.

Referensi:
Leonard, Jayne. Medical News Today (medicalnewstoday.com). What does a right-sided headache mean?. 2018. Diakses: 24 Agustus 2018.

Pengobatan 9 Jenis Anemia (Penyebab, Gejala & Pecegahan Amenia)

Keadaan dimana tubuh kekurangan sel darah yang mengandung hemoglobin menyebabkan terjadinya penyakit anemia.

Penderita anemia akan mengalami mudah lelah, sering merasa lemas, susah konsentrasi dan gangguan pada aktivitas sehari-hari, dimana penyebaran oksigen di dalam tubuh tidak berjalan optimal.

Anemia
Photo credit: Shutterstock.com / By Gladskikh Tatiana

Pengobatan anemia sangat tergantung dari penyebab yang melatar belakangi penyakit.

Berikut gejala-gejala anemia yang penting diketahui:
  • Sulit Berkonsentrasi.
  • Mudah lelah (padahal tidak melakukan pekerjaan berat).
  • Merasa lemas sehingga sulit melakukan kegiatan.
  • Sering mengalami kepala pusing dan berkunang-kunang.
  • Detak jantung tidak beraturan.
  • Muncul rasa nyeri pada dada.
  • Napas cenderung pendek-pendek.
  • Tangan dan kaki terasa dingin.
  • Kulit tampak pucat.
  • Susah tidur.
  • Muncul rasa sakit pada kepala.
  • Muncul kram pada kaki.

Kemunculan gejala anemia bisa saja tidak disadari oleh penderitanya, hal ini tidak jarang terjadi. Jika kondisi anemia memburuk maka gejala akan semakin terlihat atau dirasakan.

Anak-anak yang mengalami anemia akan menampakan gejala seperti susah fokus, lebih rewel, nafsu makan menurun, sistem kekebalan tubuh melemah, wajah pucat dan 5L (lesu, lemah, letih, lelah, lunglai).

Bagi orang-orang yang sering mengalami rasa lelah yang tidak wajar atau tubuh selalu terasa lemas, maka hendaknya berkonsultasi ke dokter.

Penyebab Anemia

Terjadinya masalah anemia yaitu ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang mengandung hemoglobin. Umumnya penyebab anemia yaitu:
  • Tubuh tidak mampu memproduksi sel darah merah yang cukup.
  • Adanya masalah kelainan pada reaksi tubuh sehingga justru menghancurkan sel darah merah yang sehat.
  • Adanya masalah perdarahan sehingga tubuh kehilangan darah dalam jumlah banyak, sedangkan produksi darah di dalam tubuh tidak mampu menutupi masalah kekurangan darah tersebut.

Berikut jenis-jenis anemia berdasarkan penyebabnya:

Anemia Akibat Kekurangan Zat Besi
Ini merupakan jenis anemia jenis yang paling sering muncul dibandingkan jenis anema lainnya. Kondisi tubuh yang kekurangan asupan zat besi bisa mengakibatkan terjadinya anemia, hal itu karena sumsum tulang membutuhkan zat besi untuk proses produksi sel darah.

Resiko terkena anemia bisa semakin tinggi pada wanita hamil yang kekurangan zat besi. Selain itu, pemakaian dalam frekuensi tinggi obat pereda nyeri (misalnya aspirin) juga meningkatkan resiko anemia.

Orang-orang yang mengalami anemia akibat kekurangan asupan zat besi akan menampakan gejala berupa:
  • Bagian sudut mulut timbul pecah-pecah dan rasa yang kering
  • Memiliki nafsu makan aneh (hal ini dinamakan pica) seperti makan tanah, pasir, kertas, kapur, cat atau semacamnya.
  • Kuku cenderung melengkung ke atas (koilonychia).

Penyebab pica sampai sekarang masih belum diketahui dengan jelas. Namun, beberapa peneliti menduga kurangnya zat besi (atau anemia) memicu nafsu makan yang aneh dan tidak masuk akal tersebut. Penyakit pica dapat terjadi pada anak-anak, ibu hamil dan orang dewasa.


Anemia Akibat Kekurangan Vitamin
Asupan vitamin B12 dan asam folat diperlukan dalam proses produksi sel darah merah di dalam tubuh.

Kekurangan vitamin B12 dan asam folat mengakibatkan produksi sel darah merah tidak optimal atau tidak mencukupi kebutuhan, sehingga munculah masalah anemia.

Dalam kejadian tertentu, ada orang-orang yang mengalami gangguan lambung (pencernaan) sehingga tubuhnya tidak mampu menyerap vitamin B12 dengan baik, hal ini kemudian menyebabkan penyakit anemia pernisiosa.

Umumnya anemia yang terjadi akibat tubuh kekurangan vitamin B-12 dan asam folat menimbulkan gejala berupa:
  • Hilangnya (menurunnya) kepekaan indera peraba.
  • Munculnya kekakuan pada kaki dan tangan.
  • Agak sulit berjalan.
  • Munculnya rasa geli pada tangan dan kaki.
  • Mengalami demensia.

Demensia merupakan sindrom yang berkaitan dengan penurunan kemampuan otak seperti menurunnya kemampuan berpikir, daya ingat, tingkat pemahaman, kemampuan bahasa, kecerdasan mental dan kemampuan menimbang permasalahan. Demensia umumnya dialami orang-orang di atas umur 65 tahun.

Anemia Akibat Penyakit Kronis
Penyakit kronis dapat menyebabkan beberapa perubahan pada fungsi tubuh, terutama pada mekanisme pembentukan sel darah merah di dalam tubuh.

Penyakit tertentu juga bisa memicu terjadinya anemia yaitu penyakit-penyakit yang memiliki dampak berupa menghambat pembentukan sel darah merah di dalam tubuh.

Penyakit kronis yang bisa memicu terjadinya anemia yaitu:
  • HIV/AIDS
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit peradangan kronis. 
  • Penyakit Crohn
  • Rheumatoid arthritis
  • Kanker

Anemia akibat penyakit kronis menimbulkan beberapa macam gejala seperti urine cenderung berwarna merah atau cokelat, warna mata dan kulit agak kekuningan, atau borok pada kaki.

Penderita penyakit gangguan ginjal bisa berisiko terkena anemia. Hal itu karena penyakit ginjal menyebabkan gangguan produksi hormon EPO dan malabsorbsi zat besi.

Selain itu, penderita gagal ginjal yang menjalani pengobatan cuci darah bisa mengalami anemia karena defisiensi (kekurangan) zat besi dan asam folat.

Ada dua jenis kanker yang bisa menyebabkan masalah anemia yaitu kanker limfa dan kanker payudara. Beberapa hal seperti kemoterapi, paparan radiasi dan penyebaran sel kanker hingga sumsum tulang bisa menyebabkan anemia.

Masalah Infeksi ataupun inflamasi dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh memproduksi protein sitokin yang nantinya berfungsi sebagai bagian dari mekanisme pertahanan tubuh.

Akan tetapi keberadaan sitokin ini bisa menghambat proses penyerapan zat besi dalam darah dan mempengaruhi respon tubuh terhadap EPO, hal ini nantinya bisa mengakibatkan anemia.

Penyakit infeksi kronis yang bisa mengakibatkan anemia yaitu endokarditis (infeksi pada jantung), osteomyelitis (infeksi tulang), sifilis, tuberkulosis, dan HIV/AIDS.

Beberapa jenis penyakit degeneratif bisa memicu inflamasi kronis yang kemudian meningkatkan resiko anemia.

Jenis-jenis penyakit degeneratif tersebut seperti rheumatoid arthritis, lupus, dan inflamasi usus (inflammatory bowel disease / IBD).


Anemia Aplastik
Terjadinya anemia aplastik bisa akibat infeksi, penyakit autoimun, efek samping obat, hingga terkena paparan zat kimia yang beracun.

Jenis anemia ini jarang terjadi dibandingkan jenis-jenis anemia lainnya, tapi jika kondisinya memburuk bisa menimbulkan bahaya yang serius.

Pada kondisi anemia aplastik, tubuh tidak bisa memproduksi sel darah merah secara maksimal atau sesuai kebutuhan yang seharusnya.

Anemia Sel Sabit (Sickle Cell Anemia)
Terjadinya anemia ini akibat bentuk hemoglobin yang tidak normal, dimana sel darah merah berbentuk seperti bulan sabit (bukan bulat bikonkaf).

Anemia Sel Sabit
Sel Sabit | Photo credit: Kidshealth.org

Sel Sabit
Photo credit: Dreamstime.com / � Designua

Sel darah merah berbentuk sabit mempunyai waktu hidup yang lebih pendek dibandingkan sel darah merah normal.

Jenis anemia ini bersifat genetis. Adapun gejala yang ditimbulkan dari anemia sel sabit yaitu mudah lelah, mengalami rasa nyeri cukup menyakitkan (umumnya pada bagian perut, sendi, anggota gerak), dan rentan mengalami infeksi.

Anemia Akibat Penyakit Sumsum Tulang
Adanya gangguan pada produksi sel darah merah di sumsum tulang merupakan hal yang tidak boleh dipandang remeh karena dapat menyebabkan anemia.

Terjadinya gangguan produksi sel darah merah bisa juga karena penyakit berbahaya seperti leukemia.

Anemia Hemolitik
Anemia hemolitik merupakan sebuah kondisi dimana hancurnya sel darah merah (eritrosit) lebih cepat dibandingkan pembentukannya. Terjadinya bisa dipicu oleh faktor dari dalam sel darah merah (intrinsik) dan faktor dari luar sel darah merah (ekstrinsik).

Untuk faktor dari dalam sel darah merah, anemia hemolitik disebabkan kondisi sel darah merah yang tidak normal, dimana sel darah merah tidak memiliki masa hidup yang normal. Anemia hemolitik intrinsik ini dapat dipengaruhi faktor genetik.

Untuk faktor dari luar, anemia hemolitik disebabkan oleh respons sistem imun yang merangsang limpa untuk banyak menghancurkan sel darah merah.

Munculnya masalah anemia hemolitik ekstrinsik ini bisa terjadi akibat efek samping dari penggunaan obat-obatan seperti ibuprofen, paracetamol, chlorpromazine, antibiotik (metisilin, penisilin, ampisilin), interferon, procainamide, rifampin.

Anemia hemolitik berat bisa terjadi akibat kesalahan transfusi darah (golongan darah pendonor dan penerima tidak cocok) yang nantinya antibodi yang terkandung dalam plasma darah akan menyerang sel darah merah pada darah yang didonorkan.

Keadaan ini mengakibatkan kerusakan sel darah merah yang parah dan secara luas di dalam tubuh.

Gejala anemia hemolitik umumnya yaitu mudah lelah, kulit pucat, mata berkunang-kunang, kepala terasa berat, pusing, demam dan tidak mampu mengerjakan pekerjaan berat.

Gejala anemia hemolitik hampir sama dengan anemia jenis lainnya, sehingga perlu dilakukan diagnosis lebih lanjut agar bisa mengetahuinya secara pasti.

Pada beberapa kasus, gejala yang muncul pada penderita anemia hemolitik yaitu kulit dan mata cenderung menguning, warna urine cenderung gelap, denyut jantung meningkat, serta pembesaran limpa dan hati.

loading...

Fakor Risiko Anemia

Berikut berbagai hal yang bisa meningkatkan risiko terkena anemia:
  • Gangguan pencernaan pada usus. Dimana penyerapan nutrisi di usus tidak berjalan dengan baik.
  • Menstruasi. Dimana wanita dapat kehilangan darah saat terjadinya menstruasi.
  • Mengandung. Ibu hamil yang tidak mengonsumsi suplemen asam folat atau mencukupi kebutuhan nutrisi penting akan terkena risiko anemia.
  • Riwayat anemia di keluarga. Resiko anemia meningkat pada seseorang yang mempunyai anggota keluarga dengan riwayat anemia bawaan. 
  • Faktor usia. Orang-orang berusia di atas 75 tahun beresiko terkena anemia akibat kekurangan vitamin B12 dan asam folat.
  • Kekurangan vitamin dan zat besi.
  • Penyakit kronis. 
  • Penyakit autoimun.
  • Efek samping dari obat yang dikonsumsi.
  • Kelainan darah.
  • Infeksi.
  • Terkena zat kimia beracun.
  • Kecanduan alkohol.

WHO menyebut anemia merupakan kondisi kurangnya kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah dari kadar normal. Jumlah sel darah merah tidak mencukupi untuk kebutuhan fisiologi tubuh.

Hemoglobin terbentuk dari gabungan zat besi (Fe) dan protein yang ada di dalam sel darah merah. Apabila terjadi kekurangan pada salah satunya saja dari Fe, protein, vitamin A, vitamin B12 atau asam folat, mengakibatkan kadar hemoglobin juga berkurang, sehingga terjadilah anemia.

Anemia tidak hanya menyebabkan rasa lemas dan lesu, tapi juga bisa menyebabkan potensi kecerdasan menurun

Anemia lebih sering dialami perempuan. Masalah anemia jangan dibiarkan karena bisa berlanjut dari remaja ke dewasa, pada wanita hamil bisa menyebabkan anemia menurun pada bayi.

Yang disayangkan, Tablet Tambah Darah (TTD) yang merupakan solusi sementara dalam mengatasi anemia kurang disosialisasikan, selain itu TTD juga tampaknya tidak disukai oleh para remaja putri dan ibu hamil.

Pengobatan Anemia

Pengobatan anemia dilakukan berdasarkan penyebab utamanya. Penting diketahui bahwa pengobatan anemia harus berdasarkan penyebabnya, hal itu karena pengobatan untuk satu jenis anemia bisa berbahaya untuk anemia jenis lain.

1. Pengobatan Anemia Akibat Kekurangan Zat Besi
Mengonsumsi suplemen penambah zat besi menjadi hal yang umum dalam mengatasi masalah anemia yang berkaitan dengan defisiensi zat besi. Selain itu, penderita juga harus meningkatkan asupan makanan yang mengandung zat besi tinggi.

Dokter kemungkinan akan memberikan vitamin C yang manfaatnya untuk meningkatkan penyerapan zat besi.

Penggunaan suplemen penambah zat besi hendaknya sesuai dengan petunjuk dokter, karena jika penggunaannya berlebihan dapat menimbulkan efek samping berupa rasa mual, diare, sakit kepala dan nyeri sendi.

Konsumsi suplemen disarankan dilakukan setelah mengonsumsi makanan, hal ini untuk meminimalisir efek samping yang timbul tersebut.

Dari artikel berjudul Iron Deficiency Anemia (Healthline.com), pengobatan anemia akibat defisiensi (kekurangan) zat besi yaitu dengan pemberian suplemen zat besi, serta menjaga pola makan yang sehat dan seimbang.

Suplemen zat besi dapat secara efektif membantu mengembalikan kadar zat besi dalam tubuh. Jika memungkinkan, konsumsilah tablet suplemen zat besi dalam keadaan perut kosong agar bisa terserap lebih optimal.

Pasien anemia mungkin perlu mengonsumsi suplemen selama beberapa bulan. Adapun efek samping dari suplemen zat besi yaitu konstipasi dan tinja berwarna hitam.

Makanan yang bermanfaat untuk membantu mengobati atau mencegah defisiensi zat besi yaitu daging merah, sayuran berdaun hijau gelap, buah kering, dan sereal yang diperkaya zat besi.

Selain itu, konsumsi juga asupan yang mengandung vitamin C tinggi karena dapat membantu penyerapan zat besi di dalam tubuh.

Dokter mungkin akan menyarankan Anda mengonsumsi suplemen zat besi yang diiringi dengan mengonsumsi asupan yang kaya akan vitamin C, seperti buah jeruk atau jus jeruk.

Perlu diketahui, mengonsumsi suplemen zat besi tidak akan bisa mengatasi anemia jika terjadi pendarahan berlebih yang menyebabkan defisiensi.

Dalam kasus pendarahan yang parah, transfusi darah dilakukan untuk menggantikan zat besi dan kehilangan darah.

Khusus pada wanita yang mengalami menstruasi berat, dokter mungkin akan meresepkan pil KB untuk mengurangi jumlah pendarahan akibat menstruasi.

Sebagai pemberitahuan, makanan yang mengandung zat besi tinggi, yaitu:
  • Sayuran hijau, seperti bayam
  • Daging sapi, domba dan ayam
  • Telur
  • Kismis dan buah kering lainnya
  • Kacang polong
  • Labu
  • Makanan laut, seperti udang, kerang, sarden, dan tiram
  • Serealia kering yang diperkaya zat besi

Makanan yang tinggi vitamin C seperti:
  • Buah jeruk, nanas, stroberi, pepaya, kiwi, jambu biji, melon, dan mangga
  • Brokoli
  • Sayuran hijau
  • Tomat
  • Paprika merah dan hijau
  • Bunga kol

Konsumsi terlalu sedikit zat besi dalam waktu yang lama menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi tersebut. Zat besi sangat penting, terutama pada anak-anak yang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan.

Dokter dapat mendiagnosis anemia akibat defisiensi zat besi dengan cara tes darah lengkap (CBC). Tes CBC mengukur jumlah semua komponen dalam darah seperti sel darah merah, sel darah putih (leukosit), hemoglobin, hematokrit dan trombosit.

Dokter mungkin melakukan tes darah tambahan untuk menentukan seberapa parah anemia dan sebagai pertimbangan bentuk perawatan. Tes ini bertujuan untuk mengecek tingkat zat besi dalam darah, ukuran dan warna RBC, kadar ferritin, jumlah transferin yang membawa zat besi.

Sebagian besar kasus anemia akibat defisiensi zat besi tidak menyebabkan komplikasi jika diobati dengan baik, jika tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi berupa detak jantung tidak teratur, gagal jantung, kelahiran prematur, serta gangguan pertumbuhan pada bayi dan anak-anak.

Loading...

2. Pengobatan Anemia Akibat Kekurangan Vitamin
Untuk mengatasi masalah anemia akibat kekurangan vitamin, maka hal sederhana yang harus selalu diingat yaitu pastikan mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B12 atau asam folat.

Kemungkinan dokter juga menyarankan penggunaan suplemen kandungan tersebut.

Dalam kasus tertentu, dimana terjadi gangguan penyerapan asam folat dan vitamin B12 pada tubuh pasien, maka dokter akan melakukan tindakan berupa injeksi vitamin B12 secara rutin.

Dari artikel berjudul Folic Acid Deficiency Anemia (Healthline.com), kekurangan folat (vitamin B9) dalam darah menyebabkan anemia, dimana folat diperlukan oleh tubuh dalam memproduksi sel darah merah baru.

Jika tubuh kekurangan asam folat, mengonsumsi suplemen untuk meningkatkan kadar asam folat dapat mengatasi atau mengurangi masalah anemia.

Asam folat memiliki manfaat lain yang penting yaitu mencegah kanker usus besar dan penyakit jantung.

Asam folat adalah versi sintetis dari folat vitamin (disebut juga B9). Tubuh bisa kehilangan B9 saat berkeringat dan buang air kecil, sehingga asupan ini perlu dipenuhi setiap harinya.

Gejala tubuh yang kekurangan asam folat yaitu muncul sariawan, kelelahan, lidah bengkak dan gangguan pertumbuhan.

Penyakit anemia akibat kekurangan vitamin B9 atau asam folat akan menimbulkan gejala berupa rasa pusing, kelelahan, mudah marah, merasa dingin, kulit pusat, sakit kepala, sulit bernafas, diare, kehilangan nafsu makan dan susah berkonsentrasi.

Mengonsumsi obat-obatan tertentu atau minuman beralkohol dapat menyebabkan anemia (karena mengganggu penyerapan folat).

Makanan yang kaya asam folat yaitu buah jeruk, sayuran hijau, bayam dan sereal yang diperkaya vitamin.

Untuk mengobati anemia akibat defisiensi asam folat, cara termudah adalah mengonsumsi tablet asam folat setiap hari hingga pulih. Konsultasikan dengan dokter dalam penggunaan suplemen asam folat.

Selain mengonsumsi suplemen asam folat, Anda juga harus mengonsumsi makanan yang tinggi asam folat. Pilihlah makanan segar dan usahakan menghindari makanan yang digoreng.

3. Pengobatan Anemia Akibat Penyakit Kronis
Untuk pengobatan jenis anemia ini sangat bergantung dari penyakit yang melatar belakanginya.

Apabila kondisi anemia memburuk, dokter kemungkinan akan mengambil tindakan transfusi darah ataupun injeksi eritropoietin (suatu hormon yang berfungsi untuk meminimalisir rasa lelah dan mendorong produksi darah agar meningkat).

4. Pengobatan Anemia Aplastik
Pengobatan anemia aplastik umumnya diawali dengan tindakan transfusi darah yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah sel darah merah dalam waktu singkat.

Setelah itu, kemungkinan dokter mempertimbangkan dan menyarankan untuk dilakukannya tindakan pencangkokan sumsum tulang (jika kondisi sumsum tulang sudah tidak mampu memproduksi sel darah merah yang sehat).

5. Pengobatan Anemia Sel Sabit (Sickle Cell Anemia)
Pengobatan jenis anemia ini umumnya diawali dengan tindakan mengganti sel darah merah yang rusak melalui proses transfusi darah, pemberian suplemen asam folat dan antibiotik.

Tindakan selanjutnya, kemungkinan dokter memberikan obat penghilang rasa sakit dan menambahkan cairan melalui intravena atau oral.

Dalam kondisi tertentu, dokter akan mempertimbangkan untuk melakukan tindakan pencangkokan sumsum tulang dalam mengobati anemia sel sabit.

Obat untuk kanker hidroksiurea juga ada kemungkinan digunakan dalam pengobatan jenis anemia ini.

Dari artikel berjudul Sickle Cell Anemia (Healthline.com), sel darah merah abnormal yang bentuknya menyerupai sabit akan mudah terjebak di pembuluh kecil, sehingga menghambat aliran darah untuk mencapai bagian tubuh tertentu.

Dalam mendiagnosis anemia akibat sel sabit, dokter akan memeriksa Anda jika mengalami gejala berupa:
  • Nyeri akut di tangan dan kaki
  • Bisul pada kaki
  • Pembesaran limpa yang menyakitkan
  • Infeksi saluran pernafasan
  • Rasa sakit yang parah pada tulang
  • Masalah jantung

Beberapa tes darah mungkin dilakukan pada pasien.

Perawatan dalam penanganan anemia sel sabit, yaitu:
  • Rehidrasi dengan cairan intravena untuk membantu sel-sel darah merah kembali ke keadaan normal. Perlu diketahui, sel darah merah cenderung mengalami kerusakan bentuk menjadi seperti sabit jika tubuh sedang mengalami dehidrasi.
  • Mengobati infeksi yang mendasari penyakit. Infeksi dapat menyebabkan masalah sel sabit. 
  • Obat nyeri untuk menghilangkan rasa sakit selama krisis sel sabit. Pasien mungkin membutuhkan obat pereda rasa sakit yang kuat.
  • Transfusi darah untuk meningkatkan transportasi oksigen dan nutrisi sesuai kebutuhan. 
  • Oksigen tambahan diberikan melalui masker, bertujuan untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darah.
  • Imunisasi untuk mencegah infeksi. Penderita anemia sel sabit cenderung memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  • Transplantasi sumsum tulang. 

Hal-hal lainnya yang perlu pasien lakukan yaitu minum lebih banyak air untuk mengurangi resiko krisis sel sabit, konsumsi suplemen asam folat (berdasarkan aturan dokter), berolahragalah secara rutin, dan hindari stres.

Jika Anda mengalami infeksi maka segera hubungi dokter, karena pengobatan infeksi dengan segera akan mencegah kondisi yang parah.


6. Pengobatan Anemia Akibat Penyakit Sumsum Tulang
Pengobatan anemia jenis ini juga bergantung dari kondisi penyakit yang diderita pasien. Dalam kasus tertentu, pengobatannya bisa berupa tindakan prosedur kemoterapi ataupun pencangkokan sumsum tulang.

7. Pengobatan Anemia Hemolitik
Penanganan anemia hemolitik diawali dengan menjauhi penggunaan obat yang mempunyai efek samping hemolisis.

Kemudian melakukan upaya penyembuhan infeksi yang menjadi penyebab hemolitik. Ada kemungkinan dilakukan tindakan imunosupresan untuk meminimalisir sistem imun yang merusak sel darah sehat.

Pada dasarnya, penanganan anemia hemolitik bermacam-macam tergantung penyebab yang melatar-belakangi penyakit.

Dari artikel berjudul What Is Drug-Induced Immune Hemolytic Anemia? (Healthline.com), beberapa obat dapat menyebabkan gangguan yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh justru menilai sel darah merah sebagai penyerbu asing yang berbahaya. Sehingga sistem kekebalan tubuh menyerang sel darah merah yang sehat.

Sistem kekebalan tubuh memecah sel-sel darah merah sehat yang akhirnya memicu terjadinya anemia.

Anemia terjadi ketika tubuh tidak memiliki sel darah merah yang cukup untuk membawa oksigen ke jaringan-jaringan tubuh.

Beberapa obat yang diketahui menyebabkan anemia hemolitik yaitu ibuprofen, penisilin, antibiotik cephalosporin, methyldopa, dapson, nitrofurantoin, phenazopyridine, quinidine, levofloxacin, levodopa (obat penyakit Parkinson), dan obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID).

Siapa pun dapat memiliki reaksi terhadap obat-obatan ini, pada dasarnya tidak ada cara untuk mengetahui apakah obat-obatan tertentu menimbulkan reaksi, itu baru bisa diketahui setelah mengonsumsinya.

Berikut gejala anemia hemolitik (akibat mengonsumsi obat-obatan), yaitu:
  • Kulit pucat
  • Kelelahan
  • Sesak napas
  • Urine gelap
  • Denyut jantung cepat
  • Menguningnya kulit atau putih mata

Penderita mungkin akan segera merasakan gejala seperti itu setelah mengonsumsi obat-obatan tersebut.

Dalam mendiagnosis anemia hemolitik, dokter melakukan pemeriksaan fisik dan mencari tahu tentang peradangan di limpa.

Limpa dapat meradang akibat bekerja terlalu keras untuk menyaring dan membersihkan semua sel darah merah yang rusak.

Untuk mengatasi anemia hemolitik, dokter tampaknya akan menginstruksikan agar pasien tidak mengonsumsi obat yang menyebabkan reaksi.

Dalam kasus yang parah, pasien memerlukan transfusi darah untuk membersihkan darah dari sel yang tidak sehat dan mengisinya dengan sel darah merah yang sehat.

8. Pengobatan Anemia Akibat Perdarahan
Anemia ini terjadi karena penderita mengalami perdarahan (atau kehilangan darah) dalam kadar yang banyak, hal pertama yang perlu segera dilakukan yaitu mengobati sumber perdarahan.

Kemudian, barulah penderita menjalani proses transfusi darah, oksigen, serta diberikan suplemen penambah darah (umumnya mengandung tinggi vitamin dan zat besi).


9. Pengobatan Thalassemia
Thalassemia adalah kelainan darah dimana jumlah protein pembawa oksigen kurang dari jumlah normal. Masalah ini cukup langka (kurang dari 150 ribu kasus per tahun di Indonesia).

Tindakan medis yang kemungkinan dilakukan untuk mengobati Thalassemia yaitu konsumsi suplemen asam folat, transfusi darah, splenektomi (prosedur pengangkatan limpa), ataupun pencangkokan sumsum tulang dan sel punca darah.

Pengobatan Thalassemia membutuhkan diagnosis medis dan selalu memerlukan uji atau pencitraan laboratorium.

Dari artikel berjudul Thalassemia (Healthline.com), thalasemia adalah kelainan darah yang dimana bentuk hemoglobin abnormal. Hemoglobin merupakan molekul protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen.

Gangguan ini menyebabkan kerusakan sel darah merah yang memicu masalah anemia. Talasemia bisa diturunkan secara genetik.

Thalassemia terjadi ketika ada kelainan atau mutasi pada salah satu gen yang terlibat dalam produksi hemoglobin.

Gejala-gejala yang paling umum yaitu urine berwarna gelap, kulit kuning atau pucat dan kelelahan yang parah.

Jika hanya satu orang tua Anda yang menjadi pembawa thalassemia, kemungkinan Anda hanya terkena talasemia minor. Tapi jika kedua orang tua Anda adalah pembawa thalassemia, Anda beresiko terkena penyakit yang lebih serius.

Dalam diagnosis thalassemia, dokter akan mengambil sampel darah pasien, lalu sampel darah dibawa ke laboratorium untuk diuji. Teknisi laboratorium juga akan melihat darah di bawah mikroskop untuk melihat apakah sel darah merah berbentuk aneh.

Jika bentuk sel darah merah abnormal maka itu adalah tanda thalassemia. Teknisi laboratorium juga akan melakukan tes elektroforesis hemoglobin untuk memisahkan berbagai molekul dalam sel darah merah, yang bertujuan untuk mengidentifikasi jenis abnormal pada sel darah merah.

Dokter akan memberikan bentuk pengobatan yang paling cocok atau yang bekerja paling baik untuk kasus Anda.

Beberapa bentuk perawatan medis yang mungkin dilakukan dokter yaitu:
  • Transfusi darah
  • Pemberian obat-obatan dan suplemen
  • Transplantasi sumsum tulang
  • Operasi mengangkat limpa / kandung empedu

Penderita talasemia ringan biasanya akan dapat menjalani kehidupan normal. Adapun dalam kasus yang parah, talasemia dapat menyebabkan komplikasi berupa gagal jantung.

Thalassemia terjadi karena kelainan genetik sehingga tidak ada cara untuk mencegahnya. Tapi penderita masih bisa melakukan upaya pencegahan komplikasi. Selain vaksin hepatitis dan perawatan medis yang sedang berlangsung, penderita harus menjalani pola makan sehat dan melakukan olahraga yang ruin.

Lakukan olahraga dengan intensitas sedang, karena olahraga berat justru akan memperburuk kondisi.

Olahraga dengan intensitas sedang yang bisa Anda lakukan seperti:
  • Berjalan kaki
  • Lari santai
  • Bersepeda
  • Berenang

Kuncinya, lakukanlah olahraga yang Anda nikmati untuk bisa terus bergerak, dan hindari olahraga terlalu berat dan lama.

Penderita thalassemia perlu membatasi asupan tinggi zat besi jika sudah memiliki kadar zat besi yang tinggi dalam darahnya.

Dokter mungkin menginstruksikan untuk tidak mengonsumsi suplemen zat besi. Orang yang menerima transfusi darah akan menerima zat besi ekstra yang sulit disingkirkan.

Jika zat besi menumpuk di jaringan tubuh maka dapat menyebabkan bahaya yang fatal.

Jika Anda Pergi ke Dokter

Dokter memiliki beberapa langkah diagnosis untuk mencari tahu apakah seseorang positif terkena anemia atau tidak, berikut di bawah ini:
  • Dokter akan melakukan pemeriksaan sel darah untuk mengetahui jumlah sel darah merah yang ada di dalam darah.
  • Pemeriksaan bentuk dan ukuran sel darah untuk mengetahui struktur sel darah merah, dokter ingin memastikan apakah struktur dan warna sel darah merah nomal atau tidak. Pemeriksaan ini ditekankan pada penderita anemia sel sabit.
  • Pemeriksaan sumsum tulang, bertujuan untuk mengetahui keadaan fungsi sumsum tulang dalam meregenerasi sel darah.
  • Jika dokter menduga penyebab anemia akibat tubuh penderita kekurangan zat besi, dokter akan melakukan pemeriksaan serum ferritin. Jika kadar serum ferritin rendah maka menandakan (kemungkinan besar) kekurangan zat besi sebagai penyebab anemia.
  • Jika diperkirakan anemia disebabkan oleh kekurangan vitamin B12 dan asam folat, maka dokter melakukan pemeriksaan kadar kedua kandungan tersebut dalam tubuh pasien.

Beberapa pertanyaan yang mungkin diajukan dokter kepada pasien anemia:

Apa saja makanan yang dikonsumsi pasien sehari-hari?
Tujuan pertanyaan ini untuk mengetahui apakah pasien mencukupi kebutuhan asupan vitamin B-12, asam folat dan zat besi.

Apakah pasien sedang mengonsumsi obat tertentu?
Pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui apakah pasien sedang mengonsumsi jenis obat yang dapat menyebabkan terjadinya perdarahan pada lambung atau usus (contohnya obat ibuprofen dan aspirin).

Apakah pasien sedang mengalami menstruasi?
Menstruasi yang berdurasi panjang, berjarak sangat dekat, dan pendarahan dalam kadar tinggi bisa mengakibatkan anemia.

Dokter juga akan menanyakan jadwal donor pasien, untuk mengetahui apakah dalam waktu dekat ini pasien pernah melakukan donor darah.

Hal lain yang ditanyakan dokter yaitu riwayat kesehatan keluarga, dokter akan mencari tahu apakah ada anggota keluarga dari pasien yang mengalami anemia, kelainan darah, atau perdarahan gastrointestinal.

Dokter juga ada kemungkinan melakukan pemeriksaan fisik pasien, seperti:
  • Pemeriksaan pada bagian perut untuk mengetahui apakah ada perdarahan internal pada saluran pencernaan.
  • Pemeriksaan rektal untuk mengetahui apakah terjadi kelainan (seperti pendarahan) pada anus dan usus bagian bawah.
  • Pemeriksaan berbagai gejala gagal jantung (salah satunya yaitu pembengkakan pergelangan kaki). Hal itu karena gagal jantung memiliki gejala yang mirip dengan anemia.

Kebiasaan Buruk Penyebab Anemia dan Cara Mengatasinya

Bagi orang-orang yang memiliki kebiasaan minum teh hijau setelah makan (mungkin bertujuan untuk meluruhkan lemak tubuh) maka hendaknya mencoba mengurangi kebiasaan tersebut. Demikian juga bagi yang memiliki �hobi� minum kopi, susu atau teh setelah makan.

Hal-hal tersebut ternyata kurang baik, karena meminum teh, kopi dan susu setelah makan bisa menyebabkan tubuh kehilangan Fe (zat besi) yang kemudian akan meningkatkan resiko anemia.

Teh dan kopi memiliki kandungan tanin, phitat dan lainnya yang bisa mengikat zat besi sehingga sulit diserap. Agar bisa mengatasinya maka buatlah jarak waktu minimal dua jam setelah makan untuk minum teh, teh hijau, kopi ataupun susu.

Paling sering penyebab anemia adalah akibat kekurangan zat besi, itu sekitar 60-70 persen kasus anemia secara umum.

Diagnosa anemia umumnya memerlukan tes darah, karena anemia memiliki gejala serupa defisiensi zat gizi lain sehingga sulit dipastikan.

Agar dapat �selamat� dari masalah anemia, maka upaya sementara yang bisa dilakukan oleh remaja putri dan ibu hamil yaitu pastikan mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi dan mengkonsumsi tablet tambah darah. Hal ini perlu segera dilakukan khususnya sejak wanita mulai pertama kali menstruasi.

Ketika seorang wanita mengalami menstruasi dimana sel darah merahnya keluar, maka dengan begitu zat-zat penting seperti protein, zat besi, dll juga ikut keluar.

Perawatan Amnesia (Serta Makanan, Gejala & Penyebabnya)

Amnesia merupakan suatu kondisi seseorang yang kesulitan atau tidak mampu mengingat kejadian / informasi sebelumnya. Pengertian amnesia secara sederhana yaitu hilang ingatan.

Terjadinya hilang ingatan bisa secara tiba-tiba, atau munculnya juga bisa perlahan. Amnesia berpotensi bisa menyebabkan masalah yang serius.

Seorang Lelaki Amnesia
Photo credit: Shutterstock.com / By Monkey Business Images

Amnesia menyebabkan penderitanya tidak mampu mengingat informasi atau kejadian sebelumnya, serta kemungkinan juga kesulitan untuk membentuk ingatan baru.

Selain itu, sebagian penderita amnesia ada yang mengalami ingatan palsu, yaitu semacam ingatan yang terbentuk dari karangan (sesuatu yang sebenarnya tidak ada).

Atau bisa juga �ingatan palsu� terbentuk dari kejadian yang benar-benar ada tapi ditempatkan dalam waktu yang salah.

Orang yang mengalami amnesia umumnya mengalami gejala berupa kebingungan, dan juga sulit membayangkan masa depan, hal itu karena kita membangun skenario masa depan berdasarkan ingatan tentang pengalaman masa lalu.

Penyebab Amnesia

Terjadinya masalah amnesia karena bagian otak yang membentuk sistem limbik mengalami kerusakan. Bagian otak tersebut memiliki fungsi dalam mengontrol ingatan dan emosi seseorang.

Setiap penyakit atau cedera yang mempengaruhi otak berpotensi mengganggu memori. Dimana fungsi memori melibatkan banyak bagian otak yang berbeda secara bersamaan.

Kerusakan pada struktur otak yang membentuk sistem limbik (seperti hippocampus dan talamus) bisa menyebabkan amnesia.

Hal yang menyebabkan seseorang mengalami amnesia yaitu mengalami benturan atau cedera pada kepala, mengalami masalah ensefalitis (peradangan otak), mengalami tumor otak, stroke, alzheimer, kejang-kejang.

Hal lainnya yang bisa menyebabkan amnesia yaitu:
  • Kondisi anoxia (terhambatnya pasokan oksigen ke otak).
  • Kebiasaan buruk suka mengonsumsi minuman keras atau beralkohol
  • Penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang (seperti obat penenang, obat tidur, benzodiazepine, dll).
  • Mengalami trauma psikologis (suatu kejadian yang memberatkan jiwa, contohnya seorang gadis yang mengalami pelecehan).
  • Mengalami subarachnoid hemorrhage (perdarahan di area antara tengkorak dan otak).

Penyalahgunaan alkohol menyebabkan jenis amnesia yang dikenal sebagai psikosis Wernicke-Korsakoff.

Terapi Electroconvulsive (ECT) atau terapi kejut listrik bisa menimbulkan efek samping berupa kehilangan ingatan sementara waktu.

Tentang amnesia akibat faktor psikologis, seseorang bisa mengalami amnesia akibat dirinya pernah menjadi korban kejahatan yang kejam, atau mengalami pelecehan seksual.

Kondisi berat lainnya seperti terjebak di dalam pertempuran militer (misalnya pada zaman perang dunia ke-2), mengalami bencana alam yang besar, mengalami situasi kehidupan yang tidak tertahankan, hingga konflik internal dan tekanan psikologis yang parah. Hal-hal ini bisa menyebabkan seseorang terkena amnesia.

Adapun jenis amnesia akibat faktor psikologis umumnya lebih mengganggu ingatan tentang diri sendiri dan masa lalu daripada gangguan dalam membuat ingatan baru.


Jenis-Jenis Amnesia

Jenis-jenis amnesia cukup banyak, yaitu:

Anterograde amnesia, merupakan kondisi tidak mampu mengingat informasi baru, dimana informasi atau hal-hal yang terjadi baru-baru ini yang seharusnya disimpan ke memori jangka pendek menghilang.

Terjadinya amnesia ini umumnya karena masalah trauma otak (terkena benturan atau pukulan ke kepala), penderita hanya mampu mengingat kejadian yang terjadi sebelum cedera.

Retrograde amnesia, jenis amnesia ini bisa dibilang kebalikan dari anterograde amnesia (dalam beberapa hal), dimana penderitanya tidak bisa mengingat kejadian sebelum cedera, tetapi penderita masih mampu mengingat apa yang terjadi setelah cedera.

Hilangnya ingatan sebelum peristiwa cedera (benturan di kepala) disebut retrograde amnesia, sedangkan kehilangan ingatan setelah cedera disebut anterograde amnesia.

Transient global amnesia, merupakan kondisi kehilangan sementara semua ingatan, pada kasus yang parah bisa menyebabkan penderitanya kesulitan dalam membentuk ingatan baru.

Jenis amnesia ini jarang terjadi, dan umumnya menyerang orang-orang yang berusia lanjut dengan penyakit pembuluh darah.

Wernicke-Korsakoff's psychosis, penyalahgunaan alkohol dalam jumlah besar bisa menyebabkan hilangnya ingatan secara perlahan. Penderitanya mungkin juga memiliki masalah neurologis.

Hysterical (fugue or dissociative) amnesia, kondisi amnesia yang tidak hanya lupa pada masa lalu, tapi juga identitas diri sendiri, kasus amnesia jenis ini jarang terjadi.

Penderitanya bisa saja bangun dan secara tiba-tiba tidak tahu siapa dirinya sendiri. Ketika bercemin tidak mengenali wajahnya sendiri. Kemampuan mengingatnya berpotensi masih bisa kembali dalam beberapa hari.

Childhood amnesia (infantile amnesia), yaitu tidak bisa mengingat peristiwa pada masa kanak-kanak, kemungkinan terjadi karena masalah perkembangan bahasa atau beberapa area memori otak yang belum sepenuhnya matang selama masa kanak-kanak.

Source amnesia, penderita sebenarnya mampu untuk mengingat suatu informasi atau kejadian, tapi tidak bisa mengingat waktu, dimana atau bagaimana dirinya mendapatkan informasi tersebut.

Prosopamnesia, yaitu ketidakmampuan untuk mengingat wajah, misalnya seseorang tidak dapat mengenal wajah yang telah dikenal sebelumnya.

Gejala Amnesia

Seseorang dikatakan amnesia jika tidak lagi bisa menghafal atau mengingat informasi. Namun, orang yang hanya beberapa kali mengalami lupa maka ini bukan amnesia.

Gangguan ingatan tidak selalu dikaitkan dengan amnesia, bisa saja gangguan ingatan terjadi akibat dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) sehingga menyebabkan seseorang susah berkonsentrasi dan memicu gangguan memori juga.

Ciri-ciri amnesia yaitu:
  • Hilangnya ingatan skala besar yang seharusnya tidak dilupakan, seperti kejadian penting dalam kehidupan, atau orang-orang penting dalam kehidupan.
  • Kesulitan untuk membuat ingatan baru.
  • Mengalami kebingungan dan gerakan yang tidak terkoordinasi. Gerakan tidak terkoordinasi menunjukkan masalah neurologis.
  • Karena fungsi otak mengalami gangguan, maka ada kemungkinan gejala yang dialami oleh penderita yaitu sering kebingungan. Kebingungan menjadi gejala mendasar amnesia.
  • Kesulitan mengingat informasi yang paling baru sekalipun, seperti makanan yang baru saja dikonsumsi.


Jika Anda Pergi ke Dokter

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada pasien amnesia, lalu juga memeriksa riwayat kesehatan sang pasien. Dokter umumnya akan menanyakan riwayat kesehatan pasien pada keluarga pasien.

Dokter akan menanyakan riwayat medis secara rinci, yang mungkin sulit jika pasien tidak ingat, sehingaa anggota keluarga mungkin perlu hadir. Dokter memerlukan izin pasien untuk membicarakan detail medisnya dengan orang lain.

Selain itu, kemungkinan dokter akan melakukan tes penunjang, seperti elektroensefalogram (EEG), tes darah, MRI, atau CT scan.

Tujuan dokter melakuan tes yaitu untuk mendeteksi atau mengetahui kondisi organ otak sang pasien, apakah mengalami kondisi tidak normal, kerusakan atau lainnya.

Hal lainnya yang dilakukan doker adalah mengetes kekuatan daya ingat pasien, hal yang sering dilakukan yaitu tes kognitif untuk bisa memperkirakan seberapa jauh ingatan pasien yang hilang.

Dokter akan melakukan penanganan atau pengobatan berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan.

Agar proses pemeriksaan akurat, dokter perlu menyingkirkan kemungkinan penyebab lain dari hilangnya ingatan (seperti alzheimer, demensia, depresi atau tumor otak).

Beberapa pertanyaan yang mungkin ditanyakan dokter pada pasien amnesia, yaitu:
  • Apakah pasien mengkonsumsi alkohol?
  • Dapatkah pasien mengingat kejadian baru-baru ini, dan hal-hal di masa lalu?
  • Kapan masalah gangguan ingatan mulai terjadi?
  • Bagaimana berkembangnya gangguan ingatan yang dialami?
  • Mungkinkah ada faktor yang menyebabkan hilangnya ingatan (seperti cedera kepala, operasi, atau stroke)?
  • Apakah pasien sedang menggunakan obat tertentu?
  • Apakah pasien menggunakan obat-obatan terlarang, seperti heroin atau kokain?
  • Adakah riwayat pasien dan anggota keluarga mengalami masalah neurologis atau kejiwaan?
  • Apakah pasien memiliki riwayat depresi atau kejang-kejang?
  • Apakah pasien pernah menderita kanker?

Pada pemeriksaan fisik, mungkin termasuk memeriksa aspek sistem saraf seperti fungsi sensorik, keseimbangan dan kemampuan refleks.

Berbagai ingatan jangka pendek dan jangka panjang akan diperiksa dokter. Dokter akan mencaritahu tingkat kehilangan memori, yang nantinya membantu untuk menemukan bentuk pengobatan terbaik.

Tes darah mungkin juga dilakukan, tujuannya untuk mengetahui apakah terjadi infeksi atau defisiensi nutrisi.

Selain itu, jika diperlukan akan dilakukan tes MRI, CAT scan, atau electroencephalogram (EEG). Dokter mencaritahu apakah terdapat kerusakan fisik atau kelainan otak.

Terapi Penanganan Amnesia
Amnesia memang bisa berpotensi sembuh tanpa pengobatan, namun pengobatan diperlukan jika gangguan fisik atau mental yang mendasari muncul. Adapun pada dasarnya, perawatan amnesia diperlukan.

Penanganan amnesia umumnya dalam bentuk terapi, seperti terapi okupasi dan kognitif.

Pada terapi okupasi, ahli terapi akan mengajarkan cara mengenal informasi baru dengan baik, selain itu pasien juga akan diajarkan (diterapi) untuk bisa menggunakan ingatan yang masih ada sebagai dasar untuk memperoleh informasi baru.

Pada terapi kognitif, merupakan sebuah bentuk latihan agar bisa meningkatkan kembali daya ingat pasien. Terapi kognitif biasanya akan dilakukan dengan bantuan alat teknologi.

Psikoterapi dapat membantu, psikoterapi merupakan sebuah metode berdasarkan ilmu-ilmu psikologi yang digunakan untuk membantu seseorang dalam mengatasi permasalahan mental atau psikologis.

Selain itu, hipnosis bisa secara efektif untuk membantu mengingat hal yang telah terlupakan.

Dukungan keluarga sangat penting dalam terapi penanganan amnesia. Perawatan akan sering memerlukan teknik dan strategi tertentu.

Terapis akan mengajarkan cara dan strategi untuk bisa mengatur informasi dan membuatnya lebih mudah untuk diingat.

Alat bantu digital seperti smartphone bisa digunakan untuk membantu aktivitas dan tugas sehari-hari pada penderita amnesia, nantinya smartphone bisa dimanfaatkan untuk mengingatkan tentang peristiwa penting, jadwal minum obat, dll. Daftar kontak dengan foto wajah juga dapat membantu.

Saat ini memang tidak ada obat untuk memulihkan ingatan yang hilang karena amnesia.

Sindrom Wernicke-Korsakoff bisa menyebabkan hilangnya memori karena tubuh kekurangan thiamin (vitamin B1), sehingga konsumsi nutrisi tersebut diperlukan. Sumber asupan yang kaya thiamin yaitu sereal gandum utuh, kacang-kacangan dan kacang lentil.

loading...

Hal Penting Lainnya Untuk Penderita Amnesia

Penderita amnesia hendaknya diberikan asupan vitamin yang mencukupi serta juga pemberian suplemen yang bertujuan agar kondisi amnesia tidak semakin buruk.

Hal penting lainnya yaitu memulai gaya hidup yang sehat, serta menghindari berbagai hal yang menimbulkan dampak buruk. Salah satu kebiasaan buruk yang sering terjadi yaitu merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.

Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu aktivitas sehari-hari pada penderita amnesia, yaitu:
  • Usahakan untuk selalu membawa alat tulis sehingga bisa segera mencatat informasi-informasi yang baru didapatkan.
  • Letakan benda yang sering dicari (digunakan setiap hari) pada tempat yang sama, misalnya kunci rumah, smartphone, dll.
  • Manfaatkan teknologi canggih, contohnya memakai alarm pada ponsel untuk mengingatkan kegiatan tertentu yang akan dilakukan. 
  • Gunakan aplikasi notes di smarthpone agar mencatat hal-hal penting bisa lebih mudah.

Retrograde Amnesia
Bentuk ekstrim dari retrograde amnesia adalah ketika seseorang tidak bisa mengingat hal-hal tentang kehidupannya sebelum cedera, dirinya tidak ingat ibu, ayah, istri, anak-anak, saudara kandung, ataupun pekerjaannya sehari-hari.

Tetapi dengan usaha, penderita masih berpeluang untuk bisa menyadari atau mengingat kehidupan sebelumnya.

Anterograde Amnesia
Anterograde amnesia adalah hilangnya kemampuan untuk membuat ingatan baru. Penting untuk diketahui bahwa memori yang tidak mampu untuk dicapai atau diingat, sebenarnya masih tersimpan di dalam sel memori. Para ahli memiliki metode untuk menghubungkan sel memori dengan area memori otak.

Dari artikel berjudul 9 Methods for Treating Amnesia (Psychologytoday.com), berikut beberapa metode perawatan untuk pasien amnesia yaitu:
  • Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR)
  • Hypnosis
  • Energy Psychology
  • Neurofeedback
  • Cognitive Therapy
  • Occupational Therapy
  • Bilateral Sounds
  • Technical Assistance from iPhone, iPad, tablet
  • Nutrition

Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR) adalah metode yang dikembangkan oleh Dr Francine Shapiro, tujuannya membantu mengintegrasikan dua belahan otak untuk bisa mengingat kejadian lalu.

Energy Psychology adalah metode berasal dari Dr. Roger Callahan di TFT yang menggunakan titik-titik akupunktur dan Qi.

Neurofeedback, metode ini membantu dengan disregulasi otak dan pusat saraf, yang bertujuan untuk membantu mengatur fungsi otak, dan memulihkan atau membuat koneksi saraf baru.

Cognitive Therapy, untuk pemulihan kognitif yang membantu seseorang dalam meningkatkan kemampuan berpikir, manajemen waktu dan pengambilan keputusan. Melalui metode ini otak dapat sering mengakses ingatan yang hilang.

Nutrition, pemilihan asupan makanan bisa mempengaruhi keadaan memori, penderita amnesia hendaknya mengonsumsi lebih banyak asupan protein, terutama makanan yang kaya asam lemak Omega 3 (seperti salmon dan tuna). Selain itu hindari minuman beralkohol dan batasi konsumsi gula.

Dari artikel berjudul Home Remedies For Amnesia (Organicfacts.net) menyebutkan beberapa cara alami untuk membantu mengobati amnesia yaitu mengonsumsi apel, walnut, lada hitam, almond, buah-buahan dan lainnya.

Loading...

Apel
Apel mengandung vitamin dan mineral berupa kalium dan fosfor yang sangat bermanfaat untuk penderita amnesia. Makan apel bersama dengan satu sdt madu dan 1 cangkir susu membantu untuk mengobati amnesia.

Apel
Photo credit: Pixabay.com

Buah apel memiliki banyak nutrisi penting lainnya seperti vitamin A dan C. Makan satu buah apel per hari bermanfaat untuk membantu perbaikan sel otak dan mempercepat penyembuhan.

Kacang Kenari dan Almond
Kacang kenari bermanfaat untuk membantu mengatasi masalah kehilangan memori dan masalah gangguan otak lainnya, serta memperkuat ingatan. Anda bisa mengonsumsi 20 gram kacang kenari atau walnut per hari secara teratur untuk mendapatkan manfaatnya.

Kacang Kenari
Photo credit: Pixabay.com

Untuk menambah efektifitas penyembuhan, Anda bisa mengombinasikan dengan kacang almond. Dimana mengosumsi almond bermanfaat untuk memperkuat aktivitas otak, dan juga membantu mengembalikan memori yang hilang.

Rosemary
Teh Rosemary adalah salah satu solusi alami terbaik untuk membantu pengobatan amnesia. Teh ini mengandung semua kebaikan ramuan rosemary . Minum setidaknya satu kali dalam sehari untuk hasil yang efektif.


Buah-buahan
Mengkonsumsi buah-buahan seperti buah apel, jeruk, ara, kismis dan anggur dapat membantu dalam mengatasi masalah kehilangan ingatan.

Buah Jeruk
Photo credit: Wikimedia.org

Beberapa buah atau bahan alami lainnya untuk membantu menyembuhkan amnesia, yaitu:

Jeruk
Buah jeruk kaya vitamin C yang berperan sebagai antioksidan penting untuk tubuh dalam melawan paparan radikal bebas, serta menjaga dan memperbaiki sel tubuh yang rusak, termasuk sel otak yang berkaitan dengan kondisi memori atau ingatan.

Anggur
Buah anggur juga diketahui mengandung antioksidan yang bermanfaat dalam memperbaiki sel tubuh yang rusak. Anda bisa mengonsumsi buah anggur segar dalam bentuk jus, sertakan juga biji dan kulitnya karena mengandung lebih banyak antioksidan dan kandungan penting lainnya.

Buah Anggur
Photo credit: Pixnio.com

Minum jus dari buah anggur ini satu kali dalam sehari agar dapat secara efektif memulihkan amnesia lebih cepat.

Pegagan
Tanaman obat ini memiliki khasiat untuk mengobati amnesia secara efektif. Rebuslah dan minum setidaknya satu kali dalam sehari, atau kalau bisa minum pada pagi hari dan malam hari.

Manfaatnya selain dapat menyembuhkan asam urat, hipertensi dan menurunkan kolesterol, juga bermanfaat untuk memperbaiki kerusakan dan gangguan sel syaraf otak.

Itu dia beberapa rekomendasi asupan bagi penderita amnesia, selain itu penderita juga perlu istirahat yang cukup agar proses regenerasi sel otak berjalan dengan baik, yang hal itu penting dalam mengembalikan ingatan yang hilang.

Referensi Lainnya:
Nordqvist, Christian. Medical News Today (2017). What is amnesia and how is it treated?.
Feb. Vemale (2014). Makan 5 Makanan Ini Yuk Untuk Menyembuhkan Amnesia.