Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Melihat Kuburan Pesawat Udara Terbesar di Dasar Laut

Bangkai pesawat.
Sejak industri dimulai, laut menjadi pembuangan terakhir sisa-sisa produksi. Mulai dari air limbah yang mengalir ke laut, hingga barang-barang lainnya yang susah didaur ulang, masuk ke lautan yang sangat luas.

Kini laut sudah tidak bersih lagi, terlebih saat plastik kian marak digunakan. Selain sampah dan limbah, ternyata laut juga menjadi pembuangan dan kuburan bagi banyak kapal dan pesawat, baik yang disengaja 'dibuang', hingga yang mengalami kecelakaan.

Salah satunya ada di Samudera Pasifik, sekitar 1.600 kilometer dari negara terdekat, berjajar ratusan bangkai kapal dan pesawat di dasar laut. Yang ditenggelamkan pada saat Perang Dunia Kedua berlangsung.

Lebih dari 40 kapal Jepang dan 250 pesawat terbaring di tempat bernama Truk Lagoon, yang jaraknya sekitar 1.118 mil dari Micronesia. Dan kuburan bawah laut ini menjadi yang terbesar di seluruh dunia.

Bangkai-bangkai pesawat dan kapal ini hasil dari serangan sekutu yang berlangsung dua hari, dari serangan yang dinamakan Operation Hailstone, sekitar 17-17 Februari 1944.

Kini, di tempat ini menjadi rumah bagi terumbu karang, yang berkembang dengan baik. Dan menjadi tujuan bagi penyelam dari seluruh dunia.



Pilar Ajaib Penopang Candi Ini Ternyata Melayang, Bagaimana Bisa?

Pilar candi yang melayang. Foto
Keindahan abad ke-16 bisa dilihat salah satunya dari peninggalan berbagai bangunan yang masih kokoh saat ini, yaitu candi. banyak sekali candi-candi di seluruh dunia, terutama di Asia Tenggara yang merupakan warisan kejayaan para leluhur dalam teknologi bangunan.

Candi dibangun bukan hanya mengandalkan tenaga tetapi juga ilmu pengetahuan, maka tidak heran jika setiap candi memiliki keunikan sendiri. Salah satunya adalah candi Veerabhadra yang dikenal sebagai Candi Lepakshi, terletak di desa kecil bersejarah Lepakshi di Kabupaten Anantapur dari Andhra Pradesh, India.

Letaknya sekitar 15 kilometer sebelah timur dari Hindupur, dan sekitar 120 kilometer di sebelah utara dari Bangalore. Dibangun dengan gaya khas arsitektur Wijayanagara, candi ini memiliki banyak patung yang indah dari Dewa, Dewi, penari dan musisi, serta ratusan lukisan seluruh dinding, kolom dan langit-langit yang menggambarkan cerita dari epos Mahabharata, Ramayana, dan Purana.

Di depan candi adalah Nandi besar, gunung Siwa, yang diukir dari satu blok batu, dan dikatakan sebagai salah satu yang terbesar dari jenisnya di dunia.

Candi Veerabhadra terkenal juga karena tekniknya yang membuat kita terheran-heran. Di antara 70 pilar batu, ada satu yang menggantung seperti melayang. Dasar pilar yang hampir menyentuh tanah, masih memungkinkan untuk dilewati objek seperti selembar kertas atau sepotong kain dari satu sisi ke sisi lain.

Pilar yang melayang ini juga sempat membuat frustasi insinyur asal Inggris, yang mencoba mengungkapkan rahasianya dan bagaimana pilar ini bisa berdiri tegak dan tidak terpengaruh.

Candi Veerabhadra dibangun oleh saudara Viranna dan Virupanna, bawah Kekaisaran Vijayanagar selama pemerintahan Raja Achutaraya.

Desa Lepakshi memegang tempat yang signifikan dalam wiracarita Ramayana India. Legenda mengatakan bahwa burung Jatayu, terluka oleh raja Lanka, Rahwana, jatuh di sini setelah pertempuran sia-sia terhadap raja yang membawa pergi Sita, istri Rama, raja Ayodhya. Ketika Rama mencapai tempat itu, ia melihat burung itu dan berkata dengan penuh kasih kepadanya, "Le Pakshi" yang berarti "Bangkitlah, burung" di Telegu.

Setelah 1.400 Tahun, Air Masih Mengalir di Sumur Utsman bin Affan

Sumur Utsman Bin Affan
Sumur Utsman Bin Affan. Foto: english.alarabiya.net
Utsman bin Affan adalah sahabat Nabi Muhammad S.A.W yang termasuk Khulafaur Rasyidin yang ke-3. Utsman termasuk orang yang sangat kaya, namun ia sangat dermawan.  Beliau juga mendapat julukan Dzun Nurain, yang berarti yang memiliki dua cahaya.

Utsman adalah khalifah ketiga, yang memerintah dari tahun 644 hingga 656. Sahabat Nabi yang satu ini juga memiliki sifat yang lemah lembut, tutur kata yang baik bahkan sangat pemalu.

Banyak bantuan ekonomi yang beliau berikannya kepada umat Islam di awal dakwah Islam. Salah satunya adalah sumur Rummat, yang ia berikan demi kepentingan dakwah islam. Dan ajaibnya, 1.400 tahun berlalu, sumur ini masih mengalirkan air.

Sumur masih digunakan untuk mengairi kebun kurma.
Sumur yang berada di kota Madina di Arab Saudi ini, dikenal karena digunakan dalam perjalanan dakwah Nabi. 

Di dekat sumur ini ada masjid dan perkebunan kurma yang luas. Pihak berwenang kini sedang mengerjakan sebuah rencana, untuk mengembangkan kawasan ini lebih luas lagi.

Kebun kurma wakaf dari Utsman Bin Affan.
Abdullah Kaber, seorang peneliti ilmiah dalam pengembangan otoritas Madina, mengatakan kepada Saudi Press Agency bahwa inilah satu-satunya sumur yang masih ada dan mengalir sejak zaman Nabi Muhammad S.A.W.

Baca Juga: Jadi Driver Ojek Online, Wanita Berhijab Ini Panen Orderan

Untuk mengenali nilai historis dan kepentingannya bagi umat Islam, sumur ini akan diberi nama 'Sumur Utsman'.